Iklan

Kolaborasi KEPMI Tonra dan FORBES Anti Narkoba Bone Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 10 Bone

Redaksi-timurkota
Sabtu, Januari 24, 2026 | 9:26 AM WIB Last Updated 2026-01-24T02:26:27Z

DPC Kesatuan Pemuda Mahasiswa Indonesia (KEPMI) Kecamatan Tonra berkolaborasi dengan FORBES Anti Narkoba Bone menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba (Foto: Dok. Istimewa)


TIMURKOTA.COM, BONE — DPC Kesatuan Pemuda Mahasiswa Indonesia (KEPMI) Kecamatan Tonra berkolaborasi dengan FORBES Anti Narkoba Bone menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba yang menyasar pelajar SMA sebagai upaya pencegahan peredaran gelap narkoba di kalangan remaja. 

Kegiatan ini berlangsung di aula SMA Negeri 10 Bone, Kecamatan Tonra, Jumat (23/01/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa dari berbagai tingkatan kelas. Para pelajar diberikan pemahaman komprehensif mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruk penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan dan masa depan, serta ancaman sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Ketua FORBES Anti Narkoba Bone, Dr. H. Andi Singkeru Rukka, yang menjadi narasumber utama menegaskan bahwa pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dari pengaruh negatif narkoba. 

Ia menyampaikan bahwa saat ini peredaran narkoba semakin masif dan menyasar usia muda, termasuk pelajar sekolah menengah.

“Kami ingin para pelajar memiliki keberanian untuk mengatakan tidak pada narkoba dan ikut berperan aktif melawan peredarannya di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tegas Dr. Andi Singkeru Rukka dalam pemaparannya di hadapan siswa.

Sementara itu, Ketua III FORBES Anti Narkoba Bone, Akmal Kimal, menekankan pentingnya peran pelajar sebagai garda terdepan dalam pencegahan narkoba. 

Menurutnya, edukasi sejak dini merupakan langkah strategis untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkotika yang dapat merusak masa depan.

“Pelajar harus menjadi agen perubahan. Jangan hanya menolak narkoba untuk diri sendiri, tetapi juga berani mengingatkan teman sebaya dan melaporkan jika ada indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar,” ujar Akmal Kimal.

Dari pihak sekolah, Muhammad Alwi, S.Pd, selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan SMA Negeri 10 Bone, menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi generasi muda. 

Ia mengajak seluruh siswa untuk fokus pada pendidikan, prestasi, serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

“Narkoba harus kita lawan bersama karena itu adalah racun bagi generasi muda. Jika pelajar terjerumus, maka masa depan bangsa juga ikut terancam,” tegas Wakasek Kesiswaan SMAN 10 Bone.

Ketua DPC KEPMI Tonra, Muh. Jefri Usman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang dampaknya sangat luas, mulai dari kerusakan fisik, mental, hingga masa depan pendidikan dan karier. 

Ia mengajak pelajar untuk berani menolak dan melawan peredaran gelap narkoba di lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, pihak sekolah bersama KEPMI Tonra dan FORBES Anti Narkoba Bone berharap para pelajar tidak hanya memahami bahaya narkoba, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang sehat, berkarakter, dan berani mengatakan tidak pada narkoba, serta berperan aktif dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Kabupaten Bone.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kolaborasi KEPMI Tonra dan FORBES Anti Narkoba Bone Sosialisasikan Bahaya Narkoba di SMA Negeri 10 Bone
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }