![]() |
| Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM bersama Rektor Universitas Cahaya Prima, Prof.Dr.Dra. Hj. A. Cahaya. M.Si (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, menegaskan kebanggaannya sebagai alumni Universitas Cahaya Prima (Uncapi), kampus yang sebelumnya dikenal dengan nama STIA Prima Bone.
Ia menyebut Uncapi sebagai salah satu institusi pendidikan yang berperan penting dalam perjalanan akademik dan kepemimpinannya saat ini.
Sebagai kepala daerah, Andi Asman Sulaiman menilai keberadaan Uncapi memiliki kontribusi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bone.
Menurutnya, perguruan tinggi lokal memiliki peran besar dalam menyiapkan aparatur dan masyarakat yang kompeten, profesional, serta berdaya saing.
Adik kandung Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, ini juga mengajak masyarakat Bone, khususnya lulusan SMA, MA, dan SMK, untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Kampus Uncapi, baik pada jenjang Strata Satu (S1) maupun Strata Dua (S2).
“Alhamdulillah, berkat bimbingan orang tua kita, beliau Prof. Dr. Dra. Hj. A. Cahaya, M.Si, saya mampu terus berproses hingga diberi amanah memimpin pemerintahan di Kabupaten Bone,” ungkap Andi Asman saat didampingi langsung oleh Rektor Uncapi.
Ia menekankan bahwa kuliah di Uncapi merupakan pilihan strategis bagi generasi muda yang ingin tumbuh dan berkontribusi nyata bagi daerah.
Menurutnya, kualitas pendidikan, kedekatan dengan kebutuhan daerah, serta pembinaan karakter menjadi keunggulan utama kampus tersebut.
Di masa kepemimpinannya, Andi Asman Sulaiman dikenal melakukan berbagai gebrakan reformasi birokrasi, termasuk penerapan sistem meritokrasi berbasis kinerja dan penegakan disiplin aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone.
Salah satu perubahan signifikan yang dirasakan masyarakat adalah meningkatnya kedisiplinan ASN, di mana kebiasaan nongkrong di warung kopi dan kafe saat jam kerja kini sudah tidak ditemukan lagi.
Selain itu, efisiensi pelayanan publik terus didorong melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pelayanan berbasis online, khususnya pada layanan administrasi kependudukan, kini memudahkan masyarakat tanpa harus datang ke pusat kota Watampone.
Inovasi ini dinilai mampu menghemat waktu, biaya, serta meningkatkan kepuasan publik terhadap pelayanan pemerintah.
Andi Asman menyebut, berbagai kebijakan tersebut tidak terlepas dari bekal ilmu yang ia peroleh saat menempuh pendidikan pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara di Kampus Uncapi, yang menekankan manajemen pemerintahan, pelayanan publik, dan kepemimpinan.
Sementara itu, pasca peningkatan status menjadi universitas, Uncapi terus melakukan pembenahan dan pengembangan akademik dengan membuka sejumlah program studi baru, seperti Ilmu Perikanan, Administrasi Kesehatan, Teknik Sipil, Manajemen Ritel, Ilmu Keolahragaan, Pendidikan Teknologi Informasi, serta Perpustakaan dan Sains Informasi.
Seluruh program studi di Universitas Cahaya Prima dapat diakses melalui berbagai skema beasiswa, sama seperti Program Studi Ilmu Administrasi Negara (S1) dan Ilmu Administrasi (S2), sehingga semakin membuka peluang pendidikan tinggi yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bone. (*)


