Iklan

Hati-hati! Penipu Mengaku Pegawai Pajak Tipu Guru Wanita di Bone Lewat Video Call

Redaksi-timurkota
Rabu, Desember 03, 2025 | 5:30 PM WIB Last Updated 2025-12-03T10:30:21Z

Ilustrasi video call penipuan (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Seorang guru wanita di Bone menjadi korban penipuan setelah dihubungi melalui video call oleh seseorang yang mengaku sebagai pegawai Kantor Pajak. 

Pelaku meyakinkan korban dengan identitas palsu dan menyusun skenario agar korban percaya sedang berurusan dengan urusan pajak resmi. 

Kasus ini kemudian viral setelah korban membagikan pengalamannya di media sosial.

Modus yang digunakan pelaku termasuk meminta data pribadi dan melakukan tekanan psikologis agar korban segera mengikuti permintaan pelaku. 

Para ahli keamanan siber mengingatkan agar masyarakat selalu berhati-hati terhadap komunikasi digital yang tidak jelas, terutama yang mengaku dari instansi pemerintah. 

Guru wanita tersebut mengaku sempat kebingungan sebelum akhirnya menyadari bahwa dirinya sedang ditipu.

Kasus ini mendapat perhatian warganet dan pihak kepolisian setempat telah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan panggilan atau video call dari orang yang tidak dikenal. 

Pihak berwenang juga menegaskan akan menindak tegas pelaku penipuan online dan meminta warga selalu memverifikasi identitas lawan bicara sebelum memberikan informasi pribadi atau finansial.

Berbagai cara dilakukan pelaku tindak kejahatan untuk menjalankan aksinya. Mereka, bahkan dengan berani melancarkan aksinya dengan video call kepada calon korban.

Selain itu, para pelaku tak segan mengaku dan mencatut nama instansi yang berwenang untuk mengurusi pajak dan bagian keuangan.

Korban terbaru yakni salah seorang guru berinisial, AS Binti AL (46). Aparatur Sipil Negara (ASN) yang beralamat di Jl dr Wahidin Sudirohusodo Kota Watampone itu kehilangan uang Rp8,5 juta.

Awalnya, AS mengaku menerima panggilan video call dari pelaku. Setelah tersambung, dirinya melihat bahwa pelaku yang menelpon merupakan perempuan.

Pelaku kemudian mengaku berasal dari kantor pajak pusat. Ia menyampaikan bahwa gmail korban bermasalah sehingga perlu diperbarui.

"Pelaku ini meminta saya untuk mengklik aplikasi yang berlogo kantor pajak yang dia kirimkan. Alasannya, dengan mengklik itu, gmail saya akan kembali normal," ungkapnya.

Untuk meyakinkan korban, pelaku melancarkan aksinya dengan cepat dan tidak membiarkan korban berpikir panjang.

Ia bahkan meminta korban agar tetap fokus dan mendekatkan wajah di camera ponsel miliknya.

"Setelah memastikan semua yang dia perintahkan telah saya lakukan. Maka pelaku menghentikan video call, setelah menyadari ada yang aneh, saya kemudian mengecek saldo dan telah berkurang sebanyak Rp8,5 juta," tambahnya.

Pasca kejadian, korban langsung membuat laporan polisi di Mapolres Bone dengan nomor: : LP/ 181 / Il|/ 2025 / SPKT / Res Bone, tanggal 27 Maret 2025. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Hati-hati! Penipu Mengaku Pegawai Pajak Tipu Guru Wanita di Bone Lewat Video Call
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }