Iklan

Guru PNS Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bone, Berikut Kronologinya...

timurkota.com_official
Rabu, Mei 15, 2024 | 1:03 PM WIB Last Updated 2024-05-15T06:18:18Z

Penulis: Tim timurkota.com
Editor: Herman Kurniawan

Gambar ilustrasi kecelakaan maut yang tewaskan guru PNS di Bone (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Seorang guru bernama, Masyita (49) tewas dalam kecelakaan maut di jalan poros Bone-Makassar tepatnya, Desa Ulaweng Cinnong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Tabrakan maut yang melibatkan sepeda DW 6459 CL dengan mobil box bernomor plat DD 8032 SJ yang dikemudikan sopir, Isfar Syam Surya (21) terjadi pada Selasa (14/05/24). 

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Satuan Lalu Lintas Polres Bone. Kecelakaan bermula saat korban, Masyita dibonceng oleh seorang wanita bernama, Eliska Ayu. 

Sementara dari arah berlawanan, Isfar mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi hendak mendahului mobil lain. Tanpa melihat posisi korban yang juga melaku mengendarai sepeda motor.

Meski sempat berupaya untuk menghentikan mobil. Upaya tersebut gagal hingga akhirnya sepeda motor yang digunakan Elisa Ayu membonceng korban ditabrak.

Akibatnya, Masyita dinyatakan meninggal dunia. Sementara, Elisa Ayu dalam penanganan medis. Untuk pengemudi mobil diketahui tidak mengalami luka berarti. 

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bone IPDA Andi Syamsualam saat dikonfirmasi mengatakan, timnya telah melakukan penanganan terkait dengan kecelakaan tersebut. 

"Sudah ditangani, korban yang meninggal dunia diserahkan ke pihak keluarga. Kemudian pemboncengnya masih dirawat di rumah sakit," tutupnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Guru PNS Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bone, Berikut Kronologinya...

Jangan lupa ikuti kami di


Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan