timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Rizky Pellu Diminati PSM Makassar, Pelatih Bali United Nyatakan Sepakat dengan Bernardo Tavares

Baca Juga

Wiwink-Bola, Sabtu 5 November 21:52 WIB

Dua pelatih yang disebut punya kemampuan mengorbitkan pemain muda

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Sebelum bursa transfer priode ke dua dibuka, nama Rizky Pellu telah diisukan akan bergabung dengan PSM Makassar untuk mengarungi kelanjutan Liga 1 2022.


Seiring dengan berjalannya waktu, isu Pellu akan kembali berkostum PSM Makassar makin gencar, opsi peminjaman jika Bali United tak mau melepas secara permanen menjadi opsi.

CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa tak membantah terkait dengan isu keinginan pelatih timnya mendatangkan pemain seperti Rizky Pellu.

"Pada intinya pemain yang diusulkan pelatih akan menjadi prioritas kita. Meski sebetulnya ada beberapa pemain yang memang tak mau dilepas klubnya," tukas dia.

Sementara itu di tengah hangatnya isu PSM Makassar menjadi klub pertama akan berjuang agar Liga 1 2022 dilanjutkan dengan dihadiri penonton.

Keputusan Bernardo Tavares itu juga diikuti pelatih Bali United. Mereka berpandangan bahwa ke tika kembali menggelar turnamen tanpa penonton maka semua klub akan merugi.

Pelatih Kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares mengatakan, dukungan suporter menjadi energi tersendiri bagi timnya. Ia membandingkan pertandingan kandang yang dilalui timnya dengan disaksikan penonton.

"Sorak-sorai penonton menjadi energi pemain ketika berada di lapangan. Sepak bola tanpa suporter itu bukan sepakbola seutuhnya," ungkap Bernardo.

Ia melanjutkan, menurutnya dalam sepak bola, suporter merupakan bagian terpenting sehingga akan tidak lengkap rasanya tanpa penonton.

"Menurut pendapat saya pribadi, sepak bola tanpa suporter tidak lengkap. Tidak bagus," imbuh dia.

Bernardo Tavares tetap menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan bersama antara pemerintah dan federasi dalam hal ini PSSI.

"Kalau menjadi syarat bahwa harus dilakukan tanpa penonton. Maka terpaksa kita akan menyitujui karena memang terpenting adalah kelanjutan Liga," tutup dia.

Sementara itu, Pelatih Bali United Stefano ‘Teco’ Cugurra mengatakan format bubble akan memberatkan klub kontestan terutama dari sisi finansial. 

 "Saya pikir waktu main kembali dengan sistem bubble, semua tim berpeluang rugi secara finansial,” ujar Coach Teco dilansir dari situs klub. 

Menurut Teco, dengan sistem bubble, klub kembali harus bayar hotel, makanan, sewa lapangan dan sewa bus.

Tim akan main jauh dan tidak mendapat dukungan suporter," kata Coach Teco.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close