Iklan

Ini dia Tiga Sosok Pemain Baru Segera ke PSM, Bernardo: Silahkan Tapi Harus Trial

timurkota.com_official
Selasa, November 01, 2022 | 3:14 AM WIB Last Updated 2022-10-31T20:14:30Z

Wiwink-Bola, Selasa 01 November 03:09 WIB

Bernardo Tavares memimpin latihan Pasukan Ramang sebelum tim diliburkan


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Pelatih PSM Makassar tidak pernah mempermasalahkan ketika ada pemain dikaitkan dengan timnya. Ia bahkan meminta agar pemain datang mengikuti proses seleksi yang ketat.


Ia menerangkan, bahwa semua pemain yang datang harus melalui proses seleksi ketat. Tujuannya untuk memastikan bahwa pemain tersebut akan sesuai dengan skema permajnan yang ia kembangkan.

Nama pemain yang disebut diantaranya, Yohanes Kandaimu, Zulham Zamrun, dan Ezra Walian.

Pelatih Kepala PSM Makassar, Bernardo Tavares mengatakan, ia selalu terbuka kepada siapa saja yang ingin bergabung dengan timnya.

Namun dirinya memastikan pemain harus jalani trial. Alasannya dia ingin membandingkan pemain yang akan datang dengan kebutuhan tim.

"Siapa saja di luar sana yang punya pengalaman dan kemampuan lebih baik dari pemain saya saat ini silahkan datang. Namun harus melalui tahapan seleksi alasannya, kami ingin mengetahui kemampuan dan apakah mereka akan cocok dengan formasi permainan kami," tukasnya.

Sementara CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa mengatakan, pihaknya akan berupaya mendatangkan pemain baru.

"Untuk pemain baru tentu wewenang dari pelatih. Kami terus berkoordinasi siapa yang diusulkan akan kita upayakan, selama klub pemain tersebut bisa melepas," tutup dia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ini dia Tiga Sosok Pemain Baru Segera ke PSM, Bernardo: Silahkan Tapi Harus Trial

Jangan lupa ikuti kami di


Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan