timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Selain Bunuh Pedagang Pupuk, Perampok di Bone Gasak Uang Rp40 juta dan Emas Puluhan Gram

Moh Hamzah-Hukum, Senin 14 Maret 2022 14: 42 WIB

Kios milik korban perampokan dan pembunuhan dipasangi garis polisi di Desa Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Senin (14/03/22)



TIMURKOTA.COM, BONE- Aksi perampokan sadis yang terjadi di Desa Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone menyebabkan pedagang, H Murni (40) tewas dengan sejumlah luka sabetan senjata tajam.


Selain menghabisi nyawa pemilik kios, para pelaku rupanya menggondol uang tunai sebesar Rp40 juta. Tidak sampai disitu, ada emas diperkirakan sebesar 20 gram juga digondol kawanan maling itu.

Kapolsek Dua Boccoe, AKP Samsu Rijal mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tersebut.

"Kami masih sementara melakukan olah TKP dan memeriksan beberapa saksi," katanya menjelaskan.

Kapolres Bone, AKBP Ardinasyah SIK MSi membeberkan dalam melancarkan aksinya pelaku menggasak uang tunai hasi penjualan pupuk dari kelompok tani.

"Uang sebesar Rp40 juta merupakan hasil penjualan pupuk yang disimpan di laci meja di dalam kios korban," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, aksi perampokan disertai dengan kekerasan menyebabkan pemilik kios bernama, H Murni di Desa Pattiro, Kecamatan Dua Boccoe tewas di lokasi.

Perampok diduga masuk ke dalam kios pada Senin 14 Maret 2022 sekira pukul 10.00 Wita.

Para pelaku sempat dihalang-halangi pemilik yang ingin mempertahankan beberapa barang berharga miliknya. Para pelaku kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam.

"Korban menderita beberapa luka. Saya mendapat informasi dari keluarga yang melintas kalau ada perampokan. Pas saya ke sana H Munni sudah meninggal dunia," kata seorang warga, Akmal.

Akmal menambahkan, saat kejadian kondisi di lokasi masih ada beberapa yang berakifitas seperti biasanya. Namun mereka baru menyadari terjadk aksi perampokan setelah kerabat korban berteriak.

"Kejadiannya cepat sekali, pelaku juga tidak ada yang sempat melihat. Kami fokus membantu korban namun apa daya tidak dapat tertolong lagi," katanya lagi.

Aksi perampokan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Benny Pornika. Menurutnya, usai menerima laporan pihaknya langsung melakukan proses penyelidikan.

"Sementara dalam proses. Laporannya sudah kami terima," katanya singkat.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close