timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Ceraikan Suami, Tinggalkan Anak dan Jual Harta Demi Pria PNS, Ibu Muda Asal Parigi Kena Tipu. Dibuang Saat Hamil...

Wiwink-Hukum, Jumat 25 Maret 2022 12: 33 WIB

Ilustrasi korban penipuan oknum PNS

TIMURKOTA.COM- Penyesalan tak pernah datang dari depan. Lebih baik hidup sederhana bersama orang yang tulus ketimbang mengejar kaya raya, terpandang, namun dipenuhi kebohongan. 


Ungkapan itu menggambarkan kasus yang dialami, RN (39). Ia merupakan ibu rumah tangga nekat tinggalkan suami dan anak demi hidup bersama dengan soerang pria berstatus Pegawai Negeri Sopil (PNS).

Bukan hanya itu, RN bahkan menjual hartanya karena tergiur dengan janji pelaku yang ingin menikahinya. Belakangan baru ketahuan bahwa dirinya hanya diperdaya oleh pelaku.

Alhasil, RN kini hidup terlantar, pasalnya niatnya untuk kembali dengan suaminya juga ditolak. Sang suami memilih untuk membesarkan anaknya seorang diri.

"Saya tidak tahu bagaimana lagi pak. Suami juga sudah tidak mau menerima kembali. Sementara harta sudah saya jual. Kemudian pria yang janji saya juga menghilang setelah segalanya diambil," tulis RN saat berkunjung ke Kantor Dinas Pertanian Pangandaran tempat pelaku mengaku berdinas, Jumat (25/03/22)

Korban berasal dari Desa Ciliang, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran mengaku awalnya ia tergiur dengan godaan pelaku yang mengajaknya menikah.

"Awalnya dia (pelaku) mengaku sebagai  bujang dan akan melamar saya jika cerai sama suami. Saya pun memilih ceraikan suami demi dia. Namun yang terjadi sekarang saya ditelantarkan setelah dia ambil segalanya," katanya lagi.

RN pun berharap kepada Dinas Pertanian untuk tidak menyembunyikan jika betul pelaku merupakan oknum PNS yang bertugas di kantor tersebut.

"Saya memohon kepada bapak-bapak untuk terbuka. Kalau memang ada pegawai seperti yang saya sebutkan tadi tolong dihadirkan," imbuhnya.

Pihak Dinas Pertanian melalui salah seorang staf administrasi kepegawaian mengatakan, pria yang dicari korban tidak tercatat sebagai ASN di sana baik berstatus honorer maupun PNS.

"Saya sarankan silahkan laporkan ke pihal yang berwajib. Ini sudah masuh penipuan. Kalau anggota kami tidak ada sama dengan nama dan ciri-cirinya," tutup  dia.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close