timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Kasus Pemarangan Mahasiswa hingga Tangan Terputus. Polisi Periksa Mahasiswa KEPMI Bone dan IPMIL Luwu


Editor: hamzah/timurkota

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulsel Irjen Nana Sudjana memastikan para pelaku penyerangan terhadap mahasiswa di Makassar akan ditangkap dan diproses secara hukum.



"Berdasarkan rapat koordinasi disepakati hukum adalah panglima, kami akan lakukan penegakan hukum," tegas Irjen Nana Sudjana.


Menurutnya, Penyidik Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memeriksa sepuluh orang saksi terkait penyerangan dan pembakaran asrama mahasiswa yang terjadi di Makassar pada Minggu (28/11).



Hal itu disampaikan usai menghadiri rapat koordinasi terkait masalah itu di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, Senin (29/11/21). 



"Kami sudah dapatkan data atau arah kepada pelaku, tetapi kami belum bisa sampaikan di sini," kata Irjen Nana terkait penyerangan asrama mahasiswa di Makassar.



Guna menyelesaikan kasus itu, Irjen Nana sudah berkoordinasi dengan Gubernur Sulsel, Pangdam XIV Hasanuddin, dan para bupati terkait.



Mantan Kapolda Sulawesi Utara itu menyebut para saksi yang diperiksa berasal dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) dan Kesatuan Pelajar Mahasiswa (KEPMI) Bone yang diduga terlibat pertikaian.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close