timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Dikritik Tak Mampu Orbitkan Pemain Muda. Apakah Milo Bakal Senasib Rahmat Darmawan?


Editor: hamzah/timurkota

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-
Hampir semua pelatih yang pernah menukangi Pasukan Ramang mampu melahirkan bintang muda yang berhasil menembus persaingan hingga ke Timnas Indonesia.


Robert Rene Albers ketika menjadi juru racik tim Juku Eja mampu melahirkan pemain handal semisal, M Arfan serta Asnawi Mangkualam Bahar yang sekarang berkiprah ke Liga Korea.


Darije Kalezicy yang menggantikan Robert Rene Albers juga mampu mengorbitkan pemain muda yakni Riski Eka Pratama. Ia menjadi winger lincah yang ditakuti bek lawan.


Begitu juga dengan Bojan Hodak. Ia memberi kepercayaan kepada pemain muda untuk tampil dalam skuat utama, ada Aji Kurniawan dan Hilman Syah yang juga merupakan pemain muda asli Makassar.


Sementara Milomir Seslija tampaknya belum mau memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk tampil. Sedikitnya ada enam pemain muda bahkan disingkirkan dari tim utama kemudian dipinjamkan ke klub Liga 2 dengan alasan tak mampu bersaing dengan pemain senior.


Prince Patrick Kallong pemain muda yang sempat dipanggil kembali ke tim senior namun sampai saat ini sama sekali belum diberi kesempatan untuk tampil.


Pengamat sepakbola Makassar, Mirdan Midding menyarankan agar pelatih memberi kesempatan kepada pemain muda. Menurutnya, hal itu merupakan solusi ketimbang memaksakan untuk memainkan pemain senior di setiap laga.


"Dari awal saya katakan, salah satu titik lemah adalah fisik. Khususnya pemain asing kita tak memiliki stamina cukup untuk berkompetisi," kata dia.


Menurutnya dengan memberi kesempatan kepada pemain muda, maka pelatih bisa saja menciptakan pemain bintang dalam jangka waktu dua atau tiga tahun ke depan.


"Beri kesempatan kepada pemain muda, mereka akan menjadi tulan punggung di PSM Makassar. Itu harus dilakukan," katanya lagi.


Meski posisi PSM Makassar di klasemen masih berada dalam posisi yang terbilang cukup baik. Namun kalangan suporter sudah ada yang menyuarakan dan meminta agar manajemen melakukan evaluasi terhadap kinerja pelatih kepala Milomir Seslija.


"Madura sudah berani lakukan evaluasi dan berhentikan RD (Rahmat Darmawan). Kalau kondisi begini terus sampai putaran pertama berakhir, ya Milo harus dievaluasi juga kalau perlu ganti," tulis penggemar PSM Makassar, Moh Roslan.


Rahmad Darmawan Mundur dari Madura United


Pada Senin (8/11/2021), RD mengonfirmasi sudah tidak lagi melatih usai berkomunikasi dengan Presiden Madura United, Achsanul Qosasi.


"Saya menginformasikan, terhitung tgl 8 November 2021, saya bertemu pak Aqsanul( Madura United)."


"Dalam suasana baik dan bersepakat mengakhiri hubungan kerja," kata Rahmad Darmawan dalam rilis yang diterima Bolanas.


Eks pelatih Tira Persikabo ini menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa membawa Madura United meraih hasil maksimal.


"Terima kasih atas support dan doanya selama ini."


"Mohon maaf kepada suporter Madura United karena belum bisa memberikan hasil yg diinginkan," ucap coach RD.


"Semoga semakin sukses buat Madura United, serta semoga kita semua selalu diberi kesehatan," pungkasnya.


Manajemen Madura United mengaku akan segera mengevaluasi tim menjelang bursa transfer tengah musim Liga 1 2021.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close