timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

KKLP IAIN Adakan Peringatan Maulid Bersama Suku Bajo



Editor: wiwink/timurkota

TIMURKOTA.COM, BONE-
Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan Profesi (KKLP) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone mengadakan peringatan Maulid Nabi bersama dengan masyarakat Suku Bajo yang bertempat di Pesisir Pantai Bajoe.


Kegiatan yang digelar pada Jumat,15 Oktober tersebut bekerjasama dengan Penyuluh Agama Kecamatan Tanete Riattang dan Baznas Kabupaten Bone.


Suku Bajo merupakan salah satu suku pesisir yang tersebar di seluruh pesisir pantai Nusantara. Salah satu wilayah yang di diami oleh suku Bajo sampai saat ini adalah wilayah Kabupaten Bone. Dimana suku Bajo telah menempati wilayah ini semasa Masi berbentuk kerajaan (Kerajaan Bone). 


Suku Bajo juga merupakan suku yang unik karena memiliki kosa kata sediri yang agak berbeda dengan bahasa bugis pada umumnya, padahal telah lama berdiam di wilayah Kabupaten Bone dan umumnya memiliki sistem kepercayaan sendiri yang merupakan bagian dari budaya leluhur. 


"Suku Bajo tetap mempercayai agama Islam menjadi satu satunya agama pilihan, namun dalam kehidupan sehari hari masih meganut budaya tertentu dan masih sering di praktikkan dalam kehidupan sehari hari. Pada pelaksanaannya Suku Bajo memiliki sistem kepercayaan ketuhanan sendiri yang disebut dewata seuae," ungkap Abdul Rahim yang merupakan salah satu peserta KKLP IAIN Bone. 


Kegiatan maulid tersebut  bertujuan mengajarkan pendidikan agama Islam masyarakat Suku Bajo. Dimana diajarakan menampilkan Asmaul Husna dan sejarah Nabi Muhammad SAW.


"Kegiatan ini dilaksanakan karna minimnya pemahaman tentang Agama Islam pada masyarakat Suku Bajo. karna pada kegiatan sehari harinya adalah laki lakinya bekerja sebagai nelayan sedangkan petempuan menjual ikan, sehingga anak anak pada masyarakat Suku Bajo lebih memilih menjadi nelayan dibandingkan sekolah. Saat ini masyarakat suku Bajo sudah banyak perkembangan yang dilakukan seperti belajar membaca dan mengaji ," jelasnya 


Peringatan maulid tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan Quran kepada masyarakat Suku Bajo.


"Kita harap melalui ini mampu membangun kesadaran mereka akan pentingnya pendidikan utamanya pendidikan Islam. Dimana Islam adalah satu satunya agama yang di akui oleh nenek moyangnya," imbuhnya

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close