timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Cek Fakta. Akhirnya Daeng Tantu Akui Tak Kebal. Dia Menghindar Saat Diparangi

Pelaku pembunuhan yang disebut punya ilmu kebal Daeng Tantu Alias Nasir (54)
TIMURKOTA.COM, KOLAKA-


Disebut kebal benda tajam. Lantaran sempat berduel dengan Haking yang membawa senjata tajam jenis parang namun Daeng tak mengalami luka. 

Bahkan dia memenangi duel dan merebut parang lalu menebas leher Haking hingga nyaris putus.

Namun informasi terkait kekebalan Daeng Tantu terbantahkan usai dirinya menjalani pemeriksaan di penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Kolaka.

Dalam keterangannya yang diperoleh penyidik. Daeng Tantu diketahui tak mengalami luka pasalnya saat hendak diserang oleh korban Haking. Dari arah belakang muncul, Aso melembar batu dan tepat mengenai kepala bagian belakang Haking.

Akibatnya Haking tak sadarkan diri dan parangnya terjatuh. Melihat kondisi itu, Daeng Tantu langsung bergerak cepat menikam serta merebut parang lalu memarangi leher korban.

"Jadi informasi awal memang beredar kalau yang bersangkutan punya ilmu kebal. Namun hasil keterangan pelaku dan kronologi kejadian tidak benar kalau punya ilmu kebal," ungkap Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP I Gede Pranata Wiguna.

Kasat Reskrim menerangkan saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan terkait dengan kasus tersebut.

Rumah Milik Pelaku Diduga Dirusak


Rumah milik Daeng Tantu Alias Nasir (54) pelaku pembunuhan terhadap dua  korban yang masih saudara kandung Sidung dan Haking dirusak Orang Tak Dikenal (OTK).

Dalam rilis yang diterima media ini. Rumah panggung itu mengalami kerusakan cukup parah pada bagian dinding rumah. Selain itu, pintu juga dijebol pelaku.

Ketika aksi pengerusakan berlangsung, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Kerabat, Daeng Tantu telah meninggalkan rumah pasca kejadian pembunuhan beberapa hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Kolaka, AKP I Gede Pranata Wiguna mengaku telah menerima laporan terkait aksi pengerusakan itu.

"Informasinya sudah ada, kami sementara melakukan penyelidikan," ungkapnya menjelaskan.

(rill/as)





Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close