timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Buntut Pembubaran Balap Liar. Pemuda di Bone Demo di Tengah Wabah Covid-19

Pemuda Salomekko Bone turun ke jalan menggelar unjuk rasa (dok)
TIMURKOTA.COM,  BONE-
Senin (04/05/2020) Di tengah larangan berkumpul akibat pandemi Covid-19. Sekelompok pemuda di Kecamatan Salomekko,  Kabupaten Bone,  Sulawesi Selatan menggelar unjuk rasa lantaran tersinggung dengan perkataan camat terkait pembubaran aksi balap liar.

Pemuda Salomekko mengaku tak terima dengan pernyataan camat yang mereka anggap telah melukai hati para pemuda.

Koordinator Aksi,  Andi Awal mengatakan,  pernyataan camat tersebut tak mencerminkan dirinya sebagai pejabat yang mendahulukan budaya warga Bone.

"Adat berdasarkan lima unsur pokok masing-masing: ade, bicara ,rapang, wari, dan sara sebagai satu kesatuan organis dalam pikiran masyarakatyang memberi rasa harga diri serta martabat dari pribadi masing-masing," tukasnya.

Sementara Sekretaris Aksi,  Muh Adli menurutnya,  perilaku seorang pemimpin harus selalu jadi contoh yang baik bagi masyarakat.

"Pemimpin adalah keperibadian seseorang yang menyebabkan sekelompok orang lain mencontoh atau mengikutinya serta akan memimpin, membimbing, mempengaruhi pikiran, perasaan, atau tingkah laku orang lain," ungkap,  Adli.

Kelompok pemuda ini diduga juga kecewan lantaran motor pelaku balap liar langsung diamankan ke Mapolres Bone, tanpa ada proses mediasi dilakukan dengan melibatkan pemerintah setempat.

Berikut tuntutan kelompok pemuda tersebut:

1. Meminta oknum mengklarifikasi pernyataan yang tidak manusiawi (TEL*SO).
2. Meminta oknum meminta maaf kepada masyarakat bone pada umumnya dan salomekko pada khususnya secara publik.
3. Meminta penjelasan dan trasparansi atas pengiriman motor ke polres Kabupaten Bone karena adanya indikasi bahwa arahan pemerintah setempat tanpa adanya pembinaan terlebih dahulu.

(rill/as)

Berita Populer

close