![]() |
| GM MKSO Kebun Bone Walyanto, SP didampingi Para Manager dalam rangka Sosialisasi Tebang, Rabu, 12/8/2026. |
Penulis: Syamsul Bahri Arafah
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE– Management MKSO Kebun Bone menggelar sosialisasi tebang, muat dan angkut (TMA) sebagai bagian dari persiapan menghadapi musim giling Pabrik Gula (PG) Bone tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Balai Pertemuan Sao-Sipakario, Kompleks Pabrik Gula Bone, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Rabu (12/8/2026).
Sosialisasi ini menjadi salah satu langkah strategis manajemen dalam mempersiapkan operasional musim giling yang dijadwalkan mulai 22 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya membahas teknis pelaksanaan tebang, tetapi juga memberikan pemahaman kepada tenaga kerja terkait proses muat dan angkut tebu agar pasokan bahan baku menuju pabrik dapat berjalan lebih efektif, tepat waktu dan berkesinambungan.
![]() |
| PLH KTU MKSO Kebun Bone bersama Asisten Mandor (Foto: Dok. Istimewa) |
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah jajaran manajemen dan tenaga teknis, di antaranya Manager Low Land, Manager Up Land, Asisten Manajer TMA, para Sinder Tanaman serta Sinder Tebang.
Kehadiran unsur terkait diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara tenaga tebang, mandor, bagian tanaman dan tim pendukung selama pelaksanaan musim giling.
General Manager MKSO Kebun Bone, Walyanto, SP, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam sosialisasi tersebut.
Menurutnya, persiapan yang lebih matang menjadi salah satu kunci untuk mendukung kelancaran musim giling 2026, terutama dalam memastikan ketersediaan dan kualitas pasokan tebu ke Pabrik Gula Bone.
“Terima kasih atas kedatangan Bapak dan Ibu yang telah hadir dalam sosialisasi tebang. Ini merupakan bagian dari persiapan giling dan tebang, termasuk bagaimana tata cara menebang yang baik dan selaras ke depan,” ujar Walyanto dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa manajemen menargetkan pelaksanaan tebang tahun ini dapat dilakukan secara lebih optimal.
Salah satu perhatian utama adalah menghasilkan tebu yang bersih sehingga dapat mendukung pencapaian rendemen maksimal.
Karena itu, sinergi antara tenaga tebang, mandor dan seluruh unsur pendukung dinilai sangat penting dalam menjaga kualitas bahan baku yang masuk ke pabrik.
“Kami siapkan sebaik-baiknya. Semoga giling lancar, pasokan lebih lancar, dan tahun ini luar biasa. Kami mohon hasil tebu bisa bersih. Kita rencanakan tebang bersih dan rendemen maksimal. Kami juga menyampaikan dukungan sesama tenaga tebang, mandor dan support-nya,” jelasnya.
Walyanto berharap seluruh rangkaian persiapan tersebut dapat menjadi modal penting untuk menghadapi musim giling Pabrik Gula Bone tahun 2026.
Ia juga meminta dukungan dan doa dari seluruh pihak agar proses tebang, muat, angkut hingga kegiatan giling dapat berlangsung lancar.
“Mudah-mudahan tahun ini giling PGB Bone berjalan lancar. Kami mohon doa restunya,” pungkasnya.
Dengan koordinasi yang semakin kuat dan persiapan teknis yang matang, manajemen optimistis musim giling 2026 dapat berjalan lebih efektif serta mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas gula. (*)



