![]() |
| Kader Penggerak Bangsa (KPB) menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada marbot masjid, janda, dan jompo serta warga kurang mampu di sejumlah wilayah (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE– Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Kader Penggerak Bangsa (KPB) menggelar kegiatan bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada marbot masjid, janda, dan jompo serta warga kurang mampu di sejumlah wilayah.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara relawan dan masyarakat.
Ketua Kader Penggerak Bangsa, Muh.Syamsuddin mengatakan bahwa momen bulan suci menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kepedulian dan solidaritas terhadap sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah Kami ingin memastikan saudara-saudara kita, terutama marbot masjid, para janda, dan lansia yang kurang mampu, dapat menyambut bulan suci dengan hati yang tenang dan kebutuhan pokok yang tercukupi,” Ujarnya
Sebanyak ratusan paket sembako dibagikan dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, telur , teh, dan kebutuhan pokok lainnya.
Proses pembagian dilakukan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga serta beberapa masjid di wilayah setempat.
Para marbot masjid yang selama ini mengabdikan diri dalam menjaga dan merawat rumah ibadah menjadi salah satu prioritas penerima bantuan.
Menurut panitia Jamaluddin peran marbot sangat penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid, terutama selama bulan Ramadhan ketika aktivitas ibadah meningkat.
Salah satu penerima bantuan, Tamaruddin Marbot Mesjid (57) , mengaku terharu atas perhatian yang diberikan.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami. Semoga yang memberi selalu diberi kesehatan dan rezeki yang berlimpah,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Kegiatan ini juga melibatkan para relawan muda yang tergabung dalam Kader Penggerak Bangsa. Mereka turut membantu proses pendataan, pengemasan, hingga distribusi sembako. Semangat gotong royong terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung.
Panitia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang.
“Kami ingin gerakan ini menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berbagi. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan, akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” tambah Jamaluddin
Melalui kegiatan ini, Kader Penggerak Bangsa menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam kegiatan sosial, tetapi juga dalam berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, diharapkan Ramadhan tahun ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kemanusiaan serta mempererat persaudaraan antarwarga.
Ketua DPC PKB Bone Umardin, menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang dilaksanakan Kader Penggerakan Bangsa tersebut mencerminkan nilai-nilai perjuangan dan semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian dari kultur partai.
Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat kecil, khususnya marbot masjid, janda, dan jompo, merupakan bentuk nyata pengabdian kader di tengah masyarakat.
“Kami di DPC PKB Bone sangat mengapresiasi inisiatif Kader Penggerak Bangsa yang turun langsung membantu masyarakat. Ini bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi bentuk komitmen moral dan sosial dalam menyambut Ramadhan,” ujar Umardin
Senada dengan itu, Anggota DPR RI Komisi X Drs H. Andi Muawiyah Ramly, M.Si , sapaan akrab Puang Amure juga memberikan dukungan atas kegiatan tersebut. Ia menilai pembagian sembako menjelang Ramadhan sangat relevan, mengingat kebutuhan pokok masyarakat cenderung meningkat menjelang bulan suci.
“Kami melihat kegiatan ini sangat positif Marbot masjid, para janda, dan lansia adalah bagian dari masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus. Kehadiran kader di tengah mereka menjadi bukti bahwa semangat kepedulian sosial masih kuat,” kata Amure
Menurutnya, kegiatan sosial yang dilakukan oleh kader di daerah dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terkoordinasi dengan program-program pemberdayaan lainnya.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah dinamika sosial masyarakat.(*)


