![]() |
| Gas LPG langka selama dua pekan di beberapa lokasi di Kabupaten Bone (Foto: Dok. Istimewa) |
Penulis: Syamsul Bahri Arafah
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE- Kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram kian dirasakan masyarakat kecil. Selama hampir tiga pekan terakhir, warga di sejumlah desa mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas bersubsidi yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga, terutama bagi ibu-ibu yang mengandalkan LPG 3 Kg untuk memasak sehari-hari.
Pantauan timurkota.com menunjukkan tabung gas 3 Kg nyaris tak tersedia di tingkat pengecer. Kondisi ini memicu keresahan warga karena aktivitas memasak terganggu, sementara harga gas non-subsidi dinilai terlalu mahal bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kami sudah tiga pekan kesulitan mencari gas. Di agen maupun pengecer sudah tidak ada lagi yang menjual,” ungkap seorang warga kepada Timurkota.com, Sabtu (10/1/2026). Warga mengaku harus berkeliling dari satu desa ke desa lain tanpa hasil.
Menurut warga, pangkalan yang biasanya menyuplai tabung gas ke pengecer kini jarang datang. Alasannya beragam, mulai dari kelangkaan pasokan hingga pengurangan jatah distribusi dari agen maupun pangkalan yang mengacu pada kebijakan penyaluran LPG dari pihak Pertamina.
Kelangkaan ini turut berdampak pada aktivitas ekonomi rumah tangga. Sebagian warga terpaksa kembali menggunakan kayu bakar, sementara yang lain harus membeli LPG non-subsidi dengan harga lebih tinggi, sehingga menambah beban pengeluaran harian.
Pihak pangkalan sendiri mengakui adanya pengurangan kuota. Salah seorang pengelola pangkalan, Ippan, menyebut jatah LPG 3 Kg yang diterima saat ini tidak lagi seperti sebelumnya.
Selain itu, sebagian tabung dialihkan untuk kebutuhan sektor pertanian, terutama saat musim tanam sawah.
“Kami juga terdampak karena kuota dikurangi. Sebagian tabung gas dialihkan karena kebutuhan petani di sawah meningkat,” ujar Ippan. Kondisi tersebut membuat distribusi ke masyarakat umum semakin terbatas.
Warga berharap dinas terkait segera turun tangan untuk mendata dan menelusuri penyebab kelangkaan LPG 3 Kg di desa-desa.
Pemerintah daerah diminta memastikan distribusi gas bersubsidi tepat sasaran agar jeritan ibu-ibu rumah tangga tidak terus berlarut. (*)


