![]() |
| Korban pengeroyokan mendapat pertolongan medis (Foto: Dok. Istimewa) |
Penulis: Muis Pamungkas
Editor: timurkota.com
TIMURKOTA.COM, BONE- Seorang siswa SMAN 23 Bone, Gustiawan menjadi korban pengeroyokan yang terjadi pada Selasa (24/02/2026), sekitar pukul 15.10 Wita di Kelurahan Kahu, Kecamatan Bontocani, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga dianiaya oleh tiga orang yang juga merupakan siswa SMAN 23 Bone bernama Rehan, Alif tegar, dan Nur alif.
Akibat insiden tersebut, Gustiawan mengalami luka robek pada pelipis kanan yang mengharuskannya mendapatkan jahitan. Selain itu, korban juga mengalami luka memar pada bagian wajah akibat dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama.
"Pelipis nya robek dan wajahnya memar" Ungkap salah satu kerabat korban, Akbar.
Pihak keluarga korban telah melaporkan kejadian ini kepada aparat setempat untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku. Hingga saat ini, motif kejadian masih dalam penelusuran pihak berwenang.
"Betul, saya sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Bontocani dengan nomor laporan polisi: STPL / 5 / II / 2026 / Sul-sel / Res Bone / Sek Bontocani." Terang Ibu korban, Norma.
Kemudian, Warga dan pemuda dusun marara berharap kasus tersebut dapat segera diproses secara adil agar tidak menimbulkan keresahan dan menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk menghindari tindakan kekerasan.
"Pihak pemuda dusun marara juga meminta agar pihak SMA 23 Bone memberikan sanksi tegas kepada pelaku agar hal ini tdak terjadi lagi" Jelas Akbar. (*)


