Iklan

Pastikan Proses Ketua Baznas Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Bone Kumpulkan Bukti

timurkota.com_official
Selasa, Januari 09, 2024 | 11:51 AM WIB Last Updated 2024-01-09T04:51:55Z

Ketua Bawaslu Bone, Alwi memastikan memproses dugaan pelanggaran pemilu Ketua Baznas Bone (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Ketua Bawaslu Bone, Alwi memastikan pihaknya tengah melakukan penelusuran terkait dengan dugaan pelanggaran Pemilu yang menyeret nama Ketua Baznas Kabupaten Bone, H Zainal.

Saat dikonfirmasi tim timurkota.com, Alwi mengatakan saat ini masih dalam tahap penelusuran oleh pihak Bawaslu.

"Kami melakukan penelusuran (terkait dugaan Ketua Baznas Bone, H Zainal terlibat politik praktis)," ungkapnya.

Pihaknya, saat ini sementara dalam tahap pengumpukan bukti untuk memastikan peristiwa yang terjadi di Bendungan Ponre-ponre, Kecamatan Libureng lalu.

"Biar dulu kami kumpulkan bukti untuk memastikan peristiwanya," tutup dia.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kabupaten Bone, H Zainal membantah terkait dengan tudingan pihaknya menyalurkan bantuan dalam kegiatan caleg di Bendungan Ponre-ponre, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, pada Senin (18/12/23) lalu.

Ia menjelaskan, sebelum kegiatan tersebut dia bertemu dengan Ediy Asmar pada Minggu (17/12/23) di acara hajatan pengantin keluarganya.

"Jadi saya ketemu H Ediy (Ediy Asmar) di acara pengantin keluarga. Dia bilang, Aji ada acara keluarga besok bakar-bakar ikan di Bendungan Ponre-ponre datangki," ungkapnya menirukan perkataan Ediy Asmar. 

Pada malam Senin, mobil pribadinya dipakai anaknya dan mengalami kerusakan sehingga tak dapat di gunakan. 

"Jadi saya putuskan gunakan mobil Baznas dan diantar oleh sopir. Itulah kenapa mobil Baznas ada di lokasi," jelasnya. 

Terkait dengan kedatangan mantan wakil Bupati Bone, Drs H Ambo Dalle MM. Ia mengatakan secara kebetulan, karena pada saat di jalan dirinya dihubungi via sambungan telepon selular.

"Saya ditelepon dan ditanya lagi dimana. Kemudian saya balas lagi di jalan menuju Bendungan Ponre-ponre, pak Ambo kemudian bilang bisa gabung pak ustadz saya jawab bisa," lanjutnya.

Karena setiba di lokasi, H Zainal melihat ramai hingga akhirnya memilih mempercepat acara lalu meninggalkan lokasi. 

"Saya melihat sudah ramai, kecurigaan sudah muncul akan ada pembahasan politik. Jadi saya pamit, keluarga meminta agar tetap di lokasi. Namun saya pamit dengan mengatakan, tidak boleh hadir ketika bahas masalah politik," terangnya. 

Terkait dengan adanya orasi politik dalam kegiatan tersebut dia memastikan terjadi saat dirinya telah meninggalkan lokasi. 

"Saya berangkat pulang, dan saya tidak tahu apa yang terjadi di belakang" tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Basnas Kabupaten Bone, Rusmin Igho menyampaikan bahwa tudingan penyaluran bantuan mengikutsertakan Caleg tidak benar.

"Saya bantah keras itu, tidak ada seperti itu, bahwa kalau penyaluran bantuan mengikut sertakan caleg dan dipolitisasi itu tidak benar seperti yang disampaikan anggota DPRD Bone. Kami malah kami peringkat pertama pada Fundraising Zakat Baznas tingkat kabupaten se Indonesia," tukas Igho.

Beredar Unggahan di Media Sosial 

Pembagian paket diduga produk Baznas melibatkan Caleg (Foto: Dok. Istimewa)

Beredar foto yang diunggah pemilik akun facebook berinisial, FA menyebutkan bahwa dirinya telah menerima paket dari Baznas Bone yang disalurkan Caleg Partai Nasdem Dapil 3 Bone, Ediy Asmar.

"Alhamdulillah dapat rejeki dari Baznas melalui tangan orang baik H Ediy Asmar," tulisnya dalam keterangan gambar yang ia unggah di media sosial.

Ketua Bawaslu Bone, Alwi mengatakan terkait dengan adanya dugaan pelanggaran tersebut. 

Pihaknya saat ini tengah melalukan rapat pleno bersama dengan jajarannya untuk menindaklanjuti terkait dugaan Ketua Baznas terlibat politik praktis.

"Saat ini kami sementara melalukan rapat pleno untuk menindak lanjuti," tegasnya.

Sosok Caleg Ediy Asmar 

Banyak yang bertanya-tanya sosok caleg DPRD Bone Dapil 3 yang disebut menginisiasi kegiatan bakar-bakar ikan yang dihadiri Ketua Baznas Bone, H Zainal di Bendungan Ponre-ponre, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Libureng, Senin (18/12/23)

Caleg tersebut diketahui bernama, Ediy Asmar dari Partai Nasdem. Dalam kegiatan tersebut Ediy Asmar secara bergantian dengan Drs H Ambo Dalle MM memberi sambutan yang berisi ajakan mendukung dirinya pada Pileg 2024 mendatang. 

Ediy Asmar diketahui merupakan putra Kelahiran Desa Watangcani, Kecamatan Bontocani namun lama menetap di Kabupaten Maros. Dirinya dikenal sebagai salah satu bagian dari tim yang sukses memenangkan pasangan Chaidir Syam dan Suhartina Bohari pada Pilkada Maros lalu.

Secara politik di Kabupaten Bone, Ediy Asmar merupakan pendatang baru khususnya dalam pertarungan Pileg. 

Di dapil 3 Bone, Ediy Asmar akan bertarung memperebutkan kursi bersama caleg Nasdem lainnya, Muslimin, Indriani Sari, Salahuddin, Indra Jaya Indar, Andi Ayu Octavia, Andi Harun Nur, Rina Purnamasari, dan Andi Adrianto Baso Nur. 

Informasi yang diperoleh H Zainal punya hubungan keluarga dekat dengan istri Ediy Asmar sehingga dihadirkan pada kegiatan sosialisasi yang dikonsep dalam silaturahmi keluarga.

Ketua Baznas Terancam Pidana 

Proses yang harus dilalui Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone, H Zainal rupanya bukan hanya menghadiri panggilan Penjabat Bupati Bone. 

Sebagai ketua, H Zainal akan dihearing DPRD Bone. Bukan hanya itu, dirinya diduga kuat telah melanggar surat edaran Ketua Baznas RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang kewajiban menjaga netralitas dalam pengelolaan zakat.

Jika terbukti melakukan pelanggaran terkait surat edaran tersebut maka, H Zainal dihadapkan pada dua sanksi tegas yakni administratif dan sanksi pidana serta pemberhentian sebagai pimpinan Baznas.

Pada poin, B tertulis dengan jelas bahwa Pelaksanaan dan Kewajiban terdapat lima poin yang membahas terkait dengan larangan pimpinan Baznas dari pusat sampai kabupaten, selain itu Pelaksana LAZ, dan Pengurus UPZ terlibat dalam pengaruh politik praktis.

"Pengurus UPZ wajib menjaga netralitas dari pengaruh politik praktis dengan, satu tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kegiatan politik praktis," bunyi surat edaran yang ditandatangani, Ketua Baznas RI, Prof DR KH Noor Achmad, MA.

Masih dalam surat edaran tersebut, pada poin kedua dan tiga menekankan bahwa, pimpinan Baznas diwajibkan tidak ikut serta dalam kegiatan atau kampanye diadakan caleg, parpol ataupun kegiatan bersentuhan dengan politik Praktis.

"Tidak ikut serta sebagai pelaksana kampanye baik langsung maupun tidak langsung, tidak menjadi peserta kampanye dan/atau mendukung kegiatan kampanye," masih bunyi edaran tersebut. 

Pada poin ke empat dan lima, dijelaskan bahwa pimpinan Baznas diwajibkan tidak ikut menggalang dukungan untuk orang lain yang terlibat dalam politik praktis. 

"Tidak mendaftarkan diri, mencalonkan diri dan/atau menggalangan dukungan orang lain untuk terlibat dalam kegiatan politik praktis, dan atau, tidak menjadi relawan, partisipasi, atau keikutsertaan dalam kegiatan politik praktis," jelas dalam surat edaran tersebut. 

Di bagian penutup surat edaran tersebut dipaparkan terkait dengan sanksi bagi pimpinan Baznas yang terbukti melakukan pelanggaran. 

Mereka yang terbukti akan dikenakan sanksi administratif maupun Pidana serta aturan Baznas. 

"Jika ada yang melanggar ketentuan sebagaimana disebutkan di atas dan tidak mengajukan permohonan mengundurkan diri. Dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan baik adminsitratif maupun pidana serta aturan Baznas," tegas edaran yang dikutip tim timurkota.com, Selasa (19/12/23).

Sementara itu, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone, H Zainal angkat bicara terkait dengan tudingan bahwa dirinya melibatkan caleg dalam penyaluran bantuan. 

Menurut H Zainal, hingga saat ini dirinya belum pernah melibatkan caleg dalam penyaluran bantuan. 

"Seingat saya bahwa Baznas Bone tidak pernah melibatkan caleg tertentu saat penyaluran," tukasnya kepada media timurkota.com, Senin (18/12/23) malam.

H Zainal juga menanggapi, kehadirannya pada kegiatan di Bendungan Ponre-ponre yang diinisiasi caleg partai Nasdem H Edy Asmar.

"Terkait dengan kegiatan di Ponre-ponre tadi siang, saya hadir sebagai undangan bakar-bakar ikan tapi setelah selesai makan, saya langsung keluar tinggalkan tempat," ungkapnya. 

Dia melanjutkan, saat caleg dan beberapa keluarga membahas terkait dengan politik dia sudah meninggalkan lokasi.

"Sebab saya memang menghindari bicara politik, jadi saat bicara politik saya tidak ada ditempat," tutupnya.

Diketahui, Pasca informasi terkait dengan Ketua Baznas Kabupaten Bone, H Zainal menghadiri kegiatan yang diinisiasi Caleg Partai Nasdem, H Edy Asmar di bendungan Ponre-ponre, Senin (18/12/23).

Penjabat (Pj) Bupati Bone, Andi Islamuddin memanggil H Zainal bersama pimpinan Baznas di Rumah Jabatan Bupati Bone, Jl Petta Ponggawae, Kota Watampone. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh tim timurkota.com, dalam pertemuan tersebut H Zainal mengakui bahwa dirinya datang ke kegiatan caleg. 

Dirinya beralasan datang bersilaturahmi dengan keluarga yang kebetulan merupakan Caleg. 

"Jadi datang sebagai Ketua Baznas tapi itu kegiatan caleg yang adakan. Saat ditanya kenapa memilih datang ke acara caleg dia tak mampu memberi jawaban," ungkap sumber tim timurkota.com.

Sebelum pertemuan usai, Andi Islamuddin meminta kepada Ketua Baznas untuk menghadiri hearing pihak DPRD Bone. 

Sebelumnya, Ketua Baznas Bone menghadiri pertemuan yang diadakan Caleg H Edy Asmar dari Partai Nasdem Dapil 3 Bone bersama dengan mantan Bupati Bone, Drs H Ambo Dalle MM yang merupakan Caleg Dapil 7 Sulsel.

Ketua Baznas Kabupaten Bone, H Zainal diduga terlibat politik praktis dengan mengikutsertakan caleg saat membagikan paket bantuan kepada masyarakat.

Bukan hanya itu, H Zainal terekam video yang diterima tim timurkota.com tengah bersama dengan caleg DPRD Bone Dapil 3 Partai Nasdem, H Edy Asmar serta Caleg Dapil 7 Sulsel, H Ambo Dalle MM di Bendungan Ponre-ponre, Desa Tompo Bulu, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 

Dalam pertemuan keluarga tersebut, di sela-sela acara, H Edy Asmar menyampaikan sambutan dengan mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk memilih dirinya pada saat pemilihan legislatif 2024 mendatang.

"Diberi nikmat kesehatan dan nikmat waktu untuk kita semua. Paling patut disyukuri saudaraku mengorbankan waktunya untuk hadir ditempat ini," ungkap pria mengenakan topi tersebut.

Masih oknum yang diduga caleg tersebut, dalam sambutannya sempat mengajak masyarakat mendoakan serta menyebut nomor.

"Jadi setelah itu, nomor dua lagi, insyallah semoga mendapat jalan dari Allah SWT, insyallah kita aminkan,"ungkapnya dalam bahasa daerah bugis.

Dalam rapat Paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone menyinggung adanya oknum pimpinan Baznas Bone yang menyertakan caleg saat membagikan bantuan.

"Hampir setiap hari ada orang mengirimkan bukti. Segala bentuk bantuan yang turun, Baznas menyertakan caleg. Ini saya rasa sudah tidak benar yang dilakuian Baznas Bone," tukas, Lilo. 

Mendengar hal itu, Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin mengatakan, akan memanggil Ketua Baznas Bone untuk menanyakan kebenaran informasi tersebut.

“Paling lambat besok saya akan mengintruksikan kepada sekda untuk segera memanggil ketua Baznas dan Direktur RSU Tenriawaru terkait apa yang disampaikan anggota DPRD Bone," ungkapnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pastikan Proses Ketua Baznas Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Bone Kumpulkan Bukti

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan