Iklan

Kronologi Lengkap Oknum Mahasiswa di Makassar Perkosa Junior Sebanyak Dua Kali, Polisi Turun Tangan

timurkota.com_official
Minggu, Januari 21, 2024 | 2:01 PM WIB Last Updated 2024-01-21T07:35:50Z

Penulis: Herawati Ismuin
Editor: Herman Kurniawan

Ilustrasi oknum mahasiswa melakukan aksi pemerkosaan terhadap juniornya di Makassar (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Pria berinisial OJP yang merupakan Oknum mahasiswa kampus ternama di Makassar resmi sebagai terlapor di Mapolresta Makassar.

Dia dilaporkan seorang gadis yang juga merupakan mahasiswi. OJP diduga telah melakukan tindak pemerkosaan terhadap korban yang tak lain adalah juniornya di organisasi kemahasiswaan. 

Laporan korban dengan nomor: LP/101/I/2024/POLDA SULSEL/RESTABES MKS telah ditangani unit PPA Kota Makassar & Polrestabes Kota Makassar.

Menurut keterangan korban, dirinya dipaksa pelaku melakukan hubunyan layaknya suami istri di salah satu rumah di p perumahan BTP Tamalanrea, Rabu (8/11/24) Siang.

Gadis berusia 20 tahun asal Kabupaten Toraja itu, mengaku direnggut kesuciannya secara paksa oleh seniornya yang juga sebagai Ketua lembaga Mapala di kampusnya. 

Dia mengaku, tak menduga sang senior yang tampak pria baik-baik itu, nekat memaksanya melakukan hubungan suami istri di rumah kerabatnya.

Korban mengaku, hubungannya dengan pelaku hanya sebatas senior dan junior. Belum ada hubungan asmara antara keduanya.

Korban, saat curhat ke UPTD PPA Kota Makassar, Rabu (17/1/2024) Sore, di Sekretariat PPA, mengaku awalnya tidak menaruh curiga ke (OJP) , yang tiba-tiba memaksanya untuk melakukan hubungan secara paksa dan dengan ancaman.

"Saat itu kami baru tiba di Makassar dari Palopo karena saya diutus kesana menghadiri kedukaan, lalu dia (OJP) tiba-tiba menarik saya. Katanya dengan paksa untuk menyuruh saya masuk ke dalam ruang tamu," ungkapnya. 

Korban mengaku saat kejadian rumah tersebut dalam keadaan kosong. Sehingga ia sempat curiga dengan gerak-gerik dari pelaku. 

"Saya bilang, saya tidak mau dan enggan melakukan hal yg dimaksud,karena saya sudah curiga dari gerak geriknya. Karena  di rumah itu tidak ada orang sama sekali makanya saya takut," tukasnya.

Pelaku bahkan sempat menarik dan mengancam korban dengan nada yang memaksa.

"Tangan saya di tindis di belakang, lalu pahadi tindis juga pakai lututnya sehingga saya tidak bisa bergerak," terangnya.

Sehabis melakukan aksi pemerkosaan pelaku kemudian menarik rambut korban lalu mengancam agar aksinya tersebut tidak disampaikan ke siapapun.

Aksi kedua pelaku dilakukan di kampung halamannya di Palopo. Saat itu korban dijemput lalu dilakukan pemerkosaan di rumah yang saat itu sepi.

"Di palopo juga dia lakukan ini ke saya, saat itu dirumahnya. Namun disana saya tidak bisa apa apa karena takut disana tidak ada siapa siapa yg saya kenal ” kenang gadis asal Toraja itu.

Dia menceritaka pada malam Natal, Minggu (24/12/23) lalu. kata dia, tiba-tiba mengajak korban untuk ditemani membeli tomat di pasar.

"Sebenarnya curiga dan takut menolak karena dia senior di mapala, saya langsung di paksa naik di motornya. Disitu saya sudah pinjam HP teman untuk dijadikan sebagai alasan untuk pulang," tukasnya.

Di perjalanan, kecurigaan korban terbukti. Dirinya di bawa ke tempat kerja pelaku untuk kembali dipaksa berhubungan badan.

"Saat di laundry saya dipaksa masuk lagi mirip seperti yang dia lakukan saat di BTP tapi yang ini lebih parah, karena baju saya ditarik hingga robek," terangnya. 

Namun aksi pelaku berhasil dihentikan lantaran teman korban telah tiba dilokasi dengan alasan ingin mengambil Ponsel.

"Saat di dalam laundry dia mau coba lakukan lagi seperti sebelumnya,tapi disitu saya berontak keras. Syukurnya tidak lama teman saya dan senior saya sudah sampai di laundry," tutupnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kronologi Lengkap Oknum Mahasiswa di Makassar Perkosa Junior Sebanyak Dua Kali, Polisi Turun Tangan

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan