Iklan

Solidaritas Jurnalis Bone Bakal Gelar Unjuk Rasa dan Pidanakan Pemilik Akun Media Sosial

timurkota.com_official
Sabtu, Januari 20, 2024 | 4:46 PM WIB Last Updated 2024-01-20T09:47:46Z

Solidaritas Wartawan Bone bakal melakukan unjuk rasa dan mempidanakan pemilik akun media sosial (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Solidaritas Jurnalis Kabupaten Bone menggelar pertemuan di salah satu cafe di Kota Watampone guna membahas adanya sejumlah akun media sosial yang diduga kuat kerap melakukan copy paste berita, Sabtu (20/01/24) Pukul 14.00 Wita. 

Dalam pertemuan tersebut diputuskan bahwa solidaritas wartawan yang terdiri dari media cetak, elektronik akan menggelar aksi di Mapolres Bone sekaligus menyerahkan surat resmi pengaduan, pada Senin (22/01/24).

Pertemuan tersebut dibuka salah seorang wartawan senior, Anto Syambaniadam. Dalam pemaparannya, wartawan media online Lepasnews.com tersebut menyampaikan bahwa pertemuan tersebut didasari keresahan wartawan di Kabupaten Bone. 

"Ini muncul dari keresahan teman-teman wartawan yang merasa sangat tidak dihargai. Karya tulis mereka dalam bentuk berita dicopy tanpa pemberitahuan," terangnya.

Ketua komunitas Jurnalis Kunderuz Bone ini mengatakan, bahwa langkah mengadukan secara resmi kepada pihak kepolisian tak lain adalah memberi efek jera kepada pelaku.

"Kalau dibiarkan secara terus menerus, maka dampaknya akan makin buruk. Mereka akun media sosial ini hanya bermodal buat akun secara gratis, kemudian copy berita kami lalu dimuat disitu. Sedangkan kami wartawan sudah berjuang di lapangan, kami juga keluarkan modal untuk dirikan perusahaan," lanjutnya.

Selanjutnya, perwakilan media online timurkota.com. Mereka mengeluhkan hal sama, hampir semua berita yang mereka muat dicopy pemilik akun media sosial.

Pimpinan Redaksi timurkota.com, Herman Kurniawan mengatakan, dirinya merasa sangat dirugikan atas kejadian ini, karena semua karya jurnalistiknya di copy oleh beberpa penggiat media sosial kemudian di lempar ke sosmed masing masing sehingga jumlah pembaca medianya menurun drastis.

"Yang paling saya sesalkan, bahwa penggiat media sosial ini dengan seenaknya mengambil karya jurnalistik saya tanpa meminta izin sebelumnya. Baru semua isi berita itu dicopy mentah mentah sehingga publik, tidak lagi mengklik medianya teman-teman karena semua informasi yang dibutuhkan masyarakat sudah tersampaikan melalui postingan di medsos tersebut," Katanya

Terlebih lagi, bahwa pemilik media sosial ini bahkan ada yang nekat melakukan konfirmasi langsung ke sumber dengan mengatasnamakan media padahal dia bukan jurnalis. 

"Saya pernah dapatkan pemilik medsos ini melakukan konfirmasi ke sumber tersebut, dan kebetulan saya bersama sumber ini, padahal mereka tidak boleh konfirmasi karena bukan wartawan," Tambahnya

Sementara itu, Agustapa menjelaskan bahwa ulah pemilik akun media sosial tersebut berpeluang diproses secara pidana. 

"Mereka ini kan sama seperti mencuri, mengambil karya kita tanpa izin. Kemudian kedua mereka ini bisa dijerat dengan UU ITE," tukasnya.

Asrul Abadi yang merupakan pimpinan media info viral Bone juga mengatakan, bahwa permasalahan ini makin rumit pasalnya pelaku yang mengcopy berita mengatas namakan perusahaan. 

"Bukan pribadi, sementara itu secara legalitas mereka ilegal. Aktivitas media sosial tidak berbadan hukum. Jadi produk yang dikeluarkan seakan-akan mereka pemilik, padahal karya orang dicopy," terangnya.

Hasil dari pertemuan tersebut, bahwa sejumlah jurnalis yang mengatasnamakan solidaritas jurnalis, akan melakukan aduan ke Polres Bone.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Solidaritas Jurnalis Bone Bakal Gelar Unjuk Rasa dan Pidanakan Pemilik Akun Media Sosial

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan