Iklan

Inilah 9 Jenazah Korban Ledakan Tungku PT ITSS Dipulangkan ke Keluarga

timurkota.com_official
Senin, Desember 25, 2023 | 3:40 PM WIB Last Updated 2023-12-25T08:40:13Z

Korhan ledakan tungku PT ITSS mendapat pertolongan medis (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, MOROWALI- Sembilan korban Tungku meledak milik PT ITSS di Morowali telah dipulangkan ke pihak keluarga. 

Diketahui sembilan pekerja merupakan WNI sementara empat lainnya yang WNA asal Tingkok juga dalam waktu dekat akan dipulangkan.

Kepala Divisi Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan, mengatakan bahwa pihak perusahaan berkomtimen untuk menanggung semua akomodasi pemulangan jenazah. 

"Pekerja WNI jumlahnya sembilan orang dalam proses pengantaran ke rumah duka," ungkapnya.

Dia mengatakan, bahwa semua korban jiwa akan mendapat santunan dari pihak perusahaan.

"Kita akan memastikan pengantaran jenazah sampai ke rumah duka, serta tetap akan memberikan santunan kepada pihak keluarga yang ditinggalkan," ucapnya.

Dari hasil investigasi awal yang dilakukan tim internal bentukan PT IMIP, ada dua penyebab utama sehingga terjadi ledakan hebat pada bagian tungku PT ITSS. 

Pertama adanya cairan bahan pemicu ledakan yang ada pada tungku. Ketika para pekerja tengah memanaskan tungku tiba-tiba terjadi ledakan. 

Ledakan pertama ini kemudian disusul ledakan lain yang membuat para korban tewas terkurung di lokasi. 

Kedua, adanya sejumlah tabung oksien yang juga gampang meledak di lokasi. Percikan ledakan dari tungku tersebut mengenai tabung oksgen hingga menyebabkan beberapa ledakan. 

Kepala Divisi Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan, membeberkan bahwa pada bagian tungku smelter masih terdapat bahan pemicu ledakan. Saat karyawan sementara melakukan proses perbaikan.

"Jadi hasil investigasi awal yang kami lakukan, bahwa diduga di dasar tungku masih ada bahan pemicu ledakan saat karyawan sementara melakukan proses perbaikan hingga terjadi ledakan," terangnya.

Dedi melanjutkan, bahwa ledakan diperparah dengan adanya sejumlah tabung oksigen yang ikut terbakar di lokasi.

"Ledakan pertama, memicu sejumlah tabung oksigen yang ada di lokasi juga ikut meledak," tutupnya.

Tim timurkota.com, berhasil menemukan rekaman CCTV detik-detik tungku PT ITSS meledak. 

Dalam rekaman tersebut terlihat beberapa orang berada sangat dekat dengan titik awal percikan api. Dalam sekejap percikan api tersebut terlihat mulai membesar. 

Terlihat di kamera tiga hingga lima orang karyawan menyadari adanya percikan api tersebut langsung bergegas lari untuk menjauhi lokasi titik api. 

Namun mereka belum sempat menjauh dari titik percikan api itu terlihat beberapa kali tabung oksigen meledak hampir secara bersamaan dan mengeluarkan percikan api yang sangat besar. 

Karyawan yang tadinya berusaha melarikan diri sebagian mereka terjatuh dan tewas terpanggang. 

Sebagian juga yang saat tungku meledak berada beberapa meter dari lokasi berhasil meloloskan diri dengan cara melompat.

Kecepatan antara ledakan yang satu dengan ledakan lainnya hampir mirip petasan namun daya ledaknya jauh lebih tinggi sehingga korban tidak dapat menyelamatkan diri.

Pengakuan Adik Korban Ledakan Tungku 

Ruslang yang merupakan adik kandung korban ledakan tungku PT ITSS di Morowali menceritakan kronologi saudaranya bernama, Amiruddin menjadi salah satu dari 46 korban.

Kepada tim timurkota.com, Ruslang mengatakan, bahwa saudaranya telah bekerja selama satu tahun lebih di PT ITSS Morowali. 

Selama bekerja di sana, pihak keluarga lancar berkomunikasi dengan Amiruddin via sambungan telepon selular. 

Menurut Ruslang, dirinya sempat berkomunikasi dengan korban. Saat itu, Amiruddin menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa dirinya akan pulang kampung pada, Minggu (24/12/23) hari ini atau tepat ledakan tungku terjadi.

"Sudah jaka nahubungi kemudian menyampaikan bahwa hari ini mau pulang karena dapat cuti dari perusahaan," ungkangnya. 

Identitas Korban Asal Bone 

Informasi terbaru peristiwa ledakan tungku PT ITSS di bawah PT IMIP yang menewaskan 13 orang serta 51 mengalami luka. Tiga korban diketahui merupakan warga Bone.

Dari tiga orang tersebut, dua diantaranya bernama, Andi Deri asal Desa Nusa kecamatan Kahu, dan juga Dandi yang masih belum diketahui asal kecamatannya. 

Keduanya kini menjalani perawatan intensif di klinik PT IMIP. Sementara itu, satu korban lain, Amiruddin berasal dari Kecamatan Bontocani tepatnya dusun Pattiro Desa Pammusureng.

Menurut informasi yang diperoleh tim timurkota.com dari keluarga korban, saat ini korban menjalani perawatan intensif pasca operasi.

"Masih berada di rumah sakit, sudah dioperasi dibagian mukanya, seluruh badan terbakar" ungkap Ruslang Adik kandung korban.

Kepala Divisi Media Relations PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Dedy Kurniawan kepada awak media menjelaskan bahwa saat ini jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan ledakan tungku bertambah satu orang. 

Korban yang meninggal dunia terakhir tersebut merupakan tenaga kerja asing yang sebelumnya sempat mendapat pertolongan medis di klinik.

"Korban meninggal dunia bertambah menjadi 13 orang. Saat ini korban lain masih ada yang mendapat perawatan intensif karena mengalami luka bakar yang cukup parah," terangnya. 

Dia melanjutkan, bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan para korban yang saat ini masih dalam tahap perawatan intensif.

Dirinya juga memastikan, akan terus menyampaikan perkembangan terbaru terkait dengan korban baik yang selamat maupun proses evakuasi korban yang telah dinyatakan meninggal dunia.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Inilah 9 Jenazah Korban Ledakan Tungku PT ITSS Dipulangkan ke Keluarga

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan