Iklan

Bernardo Tavares Ancam Tinggalkan PSM Soal Tunggakan Gaji Pemain, Aksa Mahmud Langsung Turun Tangan

timurkota.com_official
Sabtu, Desember 09, 2023 | 6:26 AM WIB Last Updated 2023-12-08T23:26:43Z

Pelatih PSM Makassar Bernardo tavares meminta manajemen agar segera melunasi tunggakan gaji para pemain dan staf (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Untuk yang kesekian kalinya onwer PSM Makassar, Aksa Mahmud turun tangan terkait dengan masalah finansial yang dialami kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu. 

Pendiri Bosowa Group itu memastikan bahwa tak ada lagi permasalahan gaji yang dialami baik pemain PSM Makassar maupun staf kepelatihan dan manajemen. 

Ia mengatakan, bahwa semua permasalahan gaji telah dipastikan untuk mengecek ke masing-masing pemain. 

"Dia tidak ada itu, semua telah dipastikan terkait dengan gaji pemain dan staf," tukasnya.

Dirinya memastikan, akan terus memantau dan berupaya untuk mendesak manajemen agar gaji pemain diselesaikan sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

Sebelumnya, dalam konferensi pers dalam pertandingan PSM Makassar menjamu Bhayangkara FC di Stadion Gelora BJ Habibie. 

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares menyampaikan bahwa saat ini timnya kembali dalam keadaan mengalami masalah finansial.

Beberapa pemain belum dibayarkan gajinya mulai dari ada yang tiga bulan, bahkan khusus untuk staf ada lima bulan.

Bernardo menjelaskan, bahwa dalam tim ketika ada pemain yang telah terbayarkan gajinya kemudian pemain lain ada yang belumbahkan mengalami penunggakan hingga tiga bulan.

Hal itu kata dia akan berdampak pada kondisi tim, menurutnya itu akan sangat berpengaruh pada performa pemain di lapangan.

"Ketika hal tersebut terjadi, akan berpengaruh terhadap kondisi tim. Terlebih lagi sebentar kita akan menghadapi beberapa pertandingan penting," ungkap, Bernardo.

Bernardo bahkan, tidak menjamin masa depannya di PSM Makassar jika kondisi permasalahan finansial tersebut masih terus terjadi. 

Dia mengaku bahwa Saat ini fokus ke pertandingan yang akan dihadapi timnya namun dengan kondisi yang ada dirinya bisa saja mengambil sebuah tindakan atau keputusan terkait dengan masa depannya.

"Terkait dengan masa depan yang anda tanyakan tadi hari ini kami masih fokus untuk pertandingan selanjutnya. Apakah akan memperpanjang kontrak sampai selesai atau tidak nanti kita lihat yang terpenting saat ini fokus ke pertandingan yang akan," tambahnya.

Bernardo merupakan pelatih yang dikenal sangat baik dalam memperjuangkan nasib pemain khususnya mereka yang tidak dibayarkan gajinya.

Ini merupakan kali kedua pelatih asal Portugal tersebut ikut angkat bicara terkait dengan tunggakan gaji para pemainnya.

Sebelumnya, ia memutuskan untuk menggadai Piagam dan beberapa penghargaan yang diraih di liga 1 musim lalu karena ingin membantu tim melunasi gaji pemain dan staf. 

Hal itu sempat juga ditanggapi oleh Aksa Mahmud dan saat itu juga semua tunggakan gaji langsung dilunasi oleh pihak manajemen. 

Ada beberapa pemain yang telah menunjukkan ketidak ksenangan terkait dengan masalah finansial yang sering dialami di PSM Makassar.

Salah satunya Erwin Gutawa pemain asal Kabupaten Bone ini memilih untuk ikut pertandingan antar kampung di saat rekan-rekannya dengan mengikuti persiapan menghadapi pertandingan melawan Bhayangkara.

Erwin Gutawa rupanya juga mengalami hal yang sama dengan pemain lain yakni gajinya belum terbayarkan sepenuhnya.

Jika dibiarkan terus terus berlarut maka tidak menutup kemungkinan akan banyak pemain PSM Makassar pergi satu persatu karena persoalan finansial yang tak mampu diselesaikan oleh manajemen.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bernardo Tavares Ancam Tinggalkan PSM Soal Tunggakan Gaji Pemain, Aksa Mahmud Langsung Turun Tangan

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan