Iklan

Pelaku Penculikan dan Penganiyaan Tertangkap, Kini Menangis di Penjara dengan Ancaman Hukum 5 Tahun

timurkota.com_official
Selasa, November 28, 2023 | 6:36 PM WIB Last Updated 2023-11-28T11:37:36Z

Ilustrasi pelaku penculikan diamankan polisi (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, MEDAN- Salah seorang pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap siswa MAN 1 Medan diamankan polisi pada Senin (27/11/2023) sekitar pukul 21.30 WIB.

Pelaku yang berinisial MAS (14) ditahan polisi setelah terbukti ikut serta dalam menganiaya secara bersama-sama siswa MAN 1 Medan yang berinisial MH (14) dan terancam hukuman di atas 5 tahun penjara.

PS Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fatir Mustafa mengatakan bahwa tersangka telah ditahan.

"Tersangka dengan inisial MAS (14) sudah ditahan" ungkapnya.

Selanjutnya, ia melanjutkan bahwa pelaku dan korban merupakan anak dibawah umur, oleh karena itu polisi menjeratnya dengan pasal penganiayaan terhadap anak sehingga terancam penjara diatas 5 tahun.

"Korban merupakan anak dibawah umur, pelakunya pun demikian. Oleh karena itu, pasal yang ditetapkan untuk pelaku adalah tentang penganiayaan terhadap anak yang dilakukan secara bersama-sama sehingga bisa saja dihukum penjara diatas 5 tahun" lanjutnya.

Ia pun kemudian menjelaskan ada tiga lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka selain MAS.

"Selain pelaku inisial MAS, terdapat tiga lainnya yang ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sedang diburu" tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Siswa MAN 1 Medan, MH (14) menjadi korban penculikan dan penganiayaan yang dilakukan oleh teman hingga seniornya pada Senin (27/11/2023).

Dalam peristiwa tersebut, diduga sebanyak 13 orang yang menjadi pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap siswa berinisial MH.

Selaku kepala MAN 1 Medan, Reza Faisal mengatakan bahwa pihaknya tengah mendalami kasus ini.

"Saat ini kami sedang mendalami keterlibatan pelaku yang diduga berjumlah 13 orang itu, kami juga sudah memanggil orang tua siswa yang terlibat tersebut" ungkapnya.

Selanjutnya, ia juga mengatakan bahwa siswa yang terlibat terancam untuk diberhentikan.

"Kemungkinan skorsing, tapi jika memang terlibat langsung maka bisa saja kami diberhentikan" lanjutnya.

Kemudian, ia menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah mendatangi tempat tinggal MH untuk menggali peristiwa lebih mendalam.

"Kami sudah mendatangi kediaman korban untuk menggali informasi dan sejauh ini kami dapat ada 13 siswa yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung" tutupnya.

Kasus penculikan dan penganiayaan tersebut viral karena diunggah oleh kakak korban di media sosial.

"Telah terjadi pembulian pada adik saya, dia sekolah di MAN 1 Medan. Awalnya dia di culik dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore oleh anak-anak yang sekolah di MAN 1 Medan dan mantan alumni MAN 1 Medan" ungkap kakak korban pada akun @jojofashion_bangkok2.

Dalam unggahan itu pula, kakak korban melanjutkan bahwa korban tersebut dipaksa untuk memakan lumpur bahkan pelaku juga menyuruh untuk meminum air liur pelaku.

"Adik saya dipaksa oleh para pelaku untuk memakan lumpur, menghisap sendal, memakan ranting, dan bahkan dipaksa meminum air liur pelaku" lanjut kakak korban.

Selanjutnya, korban disiksa dengan cara dipukul, kemudian pelaku meletakkan kunci yang dipanaskan pada tangan korban.

"Bukan hanya memakan lumpur dan lain-lain, adik saya juga dianiaya dengan cara dipukul, ditendang, bahkan diletakkan kunci yang sudah dipanasi api di atas tangannya" tutup kakak korban.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelaku Penculikan dan Penganiyaan Tertangkap, Kini Menangis di Penjara dengan Ancaman Hukum 5 Tahun

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan