timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

PSM Terancam Pindah Markas Meski Stadion BJ Habibie Single Seat, Ini Sebabnya

Baca Juga

Wiwink-Bola, Rabu 02 November 07:36 WIB

Stadion Bj Habibie terancam tak lagi jadi markas PSM Makassar


TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Pemkot Parepare telah menganggarkan pembenahan Stadion Bj Habibie sebesar Rp2 Miliar untuk pengadaan beberapa item sesuai dengan standar FIFA.


Salah satunya adalah pengadaan kursi single seat. Hal ini menjadi persyaratan wajib bagi klub peserta liga 1. Ke depan tak ada lagi penumpukan dan over kapasitas stadion.

Dengan adanya Single Seat makan secara otomatis penonton akan membeli tiket sesuai dengan nomor kursi. Hal ini mengantisipasi terjadinya hal-hal tidak diinginkan.

Upaya yang dilakukan pihak manajemen PSM Makassar dan Pemkot Parepare sepertinya tak dapat menahan agar Pasukan Ramang tetap berkandang di Parepare. Alasannya, ada kebijakan PSSI yang akan menggelar pertandingan dengan sistem klaster sama seperti pada masa Covid-19 lalu.

Hal itu dilalukan sebagai tindaklanjut dari kerusuhan di Kanjuruhan Malang yang menewaskan sedikitkanya 145 orang. Termasuk dua anggota polisi.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan memberikan keterangan saat berkunjung sekaligus wawancara dengan awak media.

Menurut Mochamad Iriawan, nantinya akan ada perubahan nama pada sistem Liga 1 2022/2023. Sistem bubble nantinya akan diganti namanya dengan sebutan klaster.

“Kita akan buat sistem bubble to bubble, klaster namanya, contoh di Jawa Tengah. Mekanisme pertama akan seperti waktu COVID-19 dulu," jelasnya.

Selain itu PSSI juga akan menggagas pertandingan diawali tanpa penonton. Kemudian seiring berjalanannya waktu akan bertahap dicoba dengan penonton.

"Mungkin (di awal) tanpa penonton, kedua bertahap (dengan penonton) 20 persen, sudah diskemakan oleh LIB,” sambungnya.

Seperti diketahui, kompetisi sepak bola Tanah Air saat ini tengah dihentikan sementara. Keputusan itu diambil menyusul terjadinya insiden pasca laga Arema FC vs Persebaya Surabaya beberapa waktu lalu.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close