timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Jelang Pilkades Gelombang ke Dua di Bone, Rumah Dukun Dipadati Calon dan Simpatisan ada yang Bawa Air dan Kemenyan

Baca Juga

Wiwink-Daerah, Jumat 18 November 04:42 WIB

Ilustrasi aksi dukun doakan calon kades

TIMURKOTA.COM, BONE- Serba-serbi Pemilihan Kepala Desa serentak gelombang ke dua Kabupaten Bone tak hanya menyajikan persaingan sengit antar calon dan pendukung fanatiknya.


Banyak cerita lain yang justru dapat mencarikan suasana dan menghilangkan ketegangan antar pendukung dari masing-masing kandidat.

Salah satunya adalah tradisi kepercayaan terhadap kemampuan para normal yang masih kental di tengah masyarakat. 

Ada beberapa kandidat masih percaya perjuangan mereka akan berjalan sesuai dengan harapan ketika dibantu para normal.

Menurut pengakuan salah seorang warga, Muh Sulaeman. Kediaman seorang dukun alias para normal yang bertetangga dengannya selama tahapan pencabutan nomor urut selalu ramai didatangi orang.

"Ada juga yang datang malah dari luar Kabupaten Bone. Seperti Sinjai, mereka yang datang paling bawa air sama kemenyan kemudian didoakan. Saya tahu karena pernah temani salah seorang calon kebetulan kakak ipar teman," ungkap dia.

Menurutnya, orang yang disebut pintar tersebut selain mendoakan juga menyampikan bahwa yang menentukan segalanya adalah Allah SWT.

"Dukun juga sampaikan, kalau rejeki tak akan kemana. Tujuannya dia hanya membantu untuk mendoakan karena selama ini sudah banyak yang dibantu dan berhasil," lanjut dia.

Sementara, Firdaus punya cerita lain. Simpatisan dari salah satu kandidat ini mengaku mendatangi para normal di Kabupaten Pangkep untuk sekadar minta didoakan.

"Kalau yang saya datangi, orangnya menolak disebut dukun. Dia hanya menunjukkan ke kita ayat dalam Al-Qur'an agar dibaca ketika hendak ke TPS pada saat pencoblosan," tukasnya.

Alasan dia memilih ke Pangkep, lantaran mendapat info bahwa ada orang pintar di sana yang telah terbukti memenangkan setiap ada pemilihan.

"Infonya jarang ada yang tidak berhasil kalau dari sana. Semoga saja calon saya berhasil," ungkapnya.

Aktivis Mahasiswa menyarankan agar keterlibatan para normal atau dukun dalam Pilkades tak jadi soal. Terpenting adalah Pilkades serentak berjalan dengan lancar dan aman.

"Kalau soal dukun, saya kira akan lebih bagus kalau ada kandidat yang mampu merangkul semua dukun di desanya. Itu juga bisa jadi kekuatan untuk mendapatkan tambahan suara," ungkap Ali Yusran.

Ali melanjutkan, fenomena dukun ini bukan hal baru. Sudah menjadi tradisi turun temurun di tengah masyarakat.

"Jangankan Pilkades, orang sakit saja masih ada yang enggan langsung ke rumah sakit sebelum berobat ke dukun. Jadi saya kira biarlah ini jadi bumbu-bumbu pesta demokrasi di desa," ujarnya lagi.

Seperti diketahui, Pilkades serentak gelombang ke dua di Kabupaten Bone akan digelar pada Kamis 24 November 2022. 

Sebanyak 141 dari 328 desa di Kabupaten Bone akan menentukan pucuk pimpinannya melalui pemilihan secara langsung.

Saat ini semua unsur dari mulai PPS, Panitia tingkat desa hingga kabupaten tengah mempersiapkan tahapan demi tahapan hingga proses pencoblosan dan perhitungan suara.

Bupati Bone, Dr Fahsar M Padjalangi MSi dalam arahannya belum lama ini meminta kepada semua unsur agar tetap ekstra waspada menghadapi Pilkades yang akan digelar di 23 Kecamatan.

"Jangan karena keberhasilan pilkades yang lalu belum tentu ada jaminan kuseksesan kedepan. Namun kita selalu berharap agar pelaksanaan pilkades kedepan berjalan dengan lancar." Ungkapnya.

Ia meminta secara khusus, bahwa hasil evaluasi pada pelaksanaan Pilkades gelombang pertama tahun lalu akan tetap diperhatikan sehingga kejadian atau kesalahan sama tidak terulang.

“Kita menjadikan kesuksesan itu menjadi pelajaran agar bisa sukses kedepan serta meminimalisir apa yang menjadi permasalah-permasalah yang lalu agar tidak terulang”Ungkap Bupati Bone.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close