timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Diperebutkan Klub Tajir, Sosok Pemain Ini Resmi Pilih Tetap di PSM Makassar, Bertekad Bawa Pasukan Ramang Juara Liga 1 2022

Baca Juga

Wiwink-Bola, Kamis 17 November 05:42 WIB

Logo PSM Makassar

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- Predikat pemain setia bersama klub dapat disematkan kepada mereka yang berani menolak tawaran kontrak dengan nilai fantastis demi bertahan dan menghargai kerjasama dengan klub lamanya.


Memang, dalam dunia sepakpola profesioanal, dimana olahraga paling digemari di seluruh dunia ini telah menjadi industri dan arahnya ke bisnis.

Sehingga perpindahan pemain dari klub ke klub lain dianggap sudah hal lumrah. Entah karena pertimbangan finansial atau kedekatan emosiaonal. Beberapa pemain asing di Liga 1 memilih pindah klub meski kontrak dengan klub lamanya masih berjalan. 

PSM Makassar menjadi salah satu klub yang hampir setiap tahun mendapatkan pemain asing dengan kualitas nomor satu. Namun hampir semua dibajak klub lain. 

Masih teringat, PSM Makassar mendaratkan Mark Klok di Kota Makassar. Ia diproyeksikan akan berduet dengan rekan senegaranya Wiljan Pluim.

Tentu saja keduanya menjadi duet peling menakutkan. Permainan Klok kemudian dilirik PSSI. Mereka memberi peluang kepada pemain yang identik dengan nomor punggung 10 di PSM Makassar itu untuk jalani proses naturalisasi.

Berbekal kontrak jangka panjang, manajemen PSM Makassar membantu proses naturalisasi sang pemain. Klok diproyeksikan akan mengisi lini tengah dengan status pemain lokal. 

Sehingga Pasukan Ramang punya kesempatan datangkan pemain asing baru. Alih-alih bertahan, pada saat proses naturalisasi rampung, sang pemain pindah ke Persija Jakarta sambil menunggu pengambilan sumpah sebagai WNI.

Sontak nama Klok jadi trending. Banyak kalangan menilai ia menggambarkan kacang lupa kulitnya. Namun dalam dunia sepak bola, apa yang dilakukan pemain yang kini memperkuat Persib Bandung merupakan hal biasa.

Namun ada pemain asing yang sampai saat ini tetap menyandang predikat pemain paling setia bersama PSM Makassar. Dia adalah Wiljan Pluim, mulai Persija Jakarta, Persib Bandung, Bali United, dan PSIS Semarang pernah menggodanya namun dengan tegas ditolak.

Didatangkan pada 2016 lalu, Wiljan Pluim sempat diragukan kualitasnya saat pertama memperkuat PSM Makassar. 

Namun seiring dengan berjalannya waktu. Wiljan Pluim menjelma sebagai sosok jenderal lapangan Pasukan Ramang. 

Total enam musim berkostum PSM Makassar. Bukan bertahan karena tak diminati klub lain. Beberapa peserta Liga 1 pernah mencoba merayu Pluim dengan menawarkan kontran bernilai fantastis.

Pluim bahkan pernah menyebut salah satu kota paling dia sukai adalah Bali namun secara khusus Pluim menyebut Bali hanya untuk rekreasi bukan main bola.

Kalau main bola, dia tetap di PSM Makassar dan bahkan dirinya mengatakan bakal mengakhiri karir sebagai pesepak bola profesionalnya di PSM Makassar.

"Saya tetap bersama PSM Makassar," ungkap Pluim beberapa waktu lalu. 

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close