timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Inilah Kronologi Lengkap Warga Pangkep Nyaris Merenggang Nyawa Tersengat Listrik di Bone

Baca Juga

Wiwink-Daerah, Selasa 17 Oktober 2022 15:53 WIB

Korban mendapat tindakan medis


TIMURKOTA.COM, BONE- Seorang warga Kabupaten Pangkep bernama Ardi (20) mengalami kecelakaan kerja saat tengah beraktifitas sebagai tenaga pemasang plafon rumah di salah satu bangunan berlantai dua Jl MH Thamrin, Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.


Peristiwa naas yang menimpa korban diperkirakan terjadi pada Selasa (18/10/22) Pukul 13.30 Wita. Ardi bersama rekannya, Asdar (20) naik ke lantai dua bangunan tersebut untuk mencat bagian atap.

Pada Pukul 10.00 Wita, korban bersama rekannya naik ke bagian atap rumah. Awalnya pengerjaan berjalan dengan normal, korban bersama rekannya bahkan sempat turun istirahat sekaligus makan siang pada Pukul 12.00 Wita.

Selanjutnya, sekira pukul 13.00 Wita. Ardi bersama dengan Asdar kembali naik ke bagian atap untuk menuntaskan pengerjaan cat yang belum selesai.

Saat sementara bekerja, Ardi berada di posisi bagian depan. Ketika sedang asik mencat, ia tanpa sadar berdiri. Naas, karena tepat di atasnya ada kabel telanjang milik PLN melintang.

Korban pun sempat tersengat listrik bertegangan tinggi lalu kemudian terjatuh ke lantai. Warga yang berada di lokasi sempat menyaksikan kejadian berteriak  memanggil pemilik rumah bernama, Sumiati dan menyampaikan bahwa ada orang tersengat listrik di bagian atap rumah.

"Saya juga berteriak dari atas tapi lama baru ada yang mendengar. Nanti setelah bapak polisi lari ke dalam rumah menyampaikan kalau teman kami tersengat listrik," kata saksi mata, Asdar.

Ia mengaku tak dapat berbuat banyak. Pasalnya, Ardi tersengat listrik dengan tegangan tinggi. Ia hanya pasrah menyaksikan rekannya terpental.

"Saya juga tidak bisa membantu. Yang saya lakukan berteriak, itupun lama baru terdengar karena di dalam rumah ada tukang memasang plafon jadi ribut bunyi palunya,"imbuh warga Kabupaten Pangkep ini.

Pasca kejadian korban sempat dilarikan ke RS dr M Yasin. Namun karena terkendala peralatan medis, hingga korban langsung dirujuk ke RSUD Tenriawaru Bone.

Kondisi korban telah berangsur membaik. Kabarnya pihak orang tua di Kabupaten Pangkep belum mengetahui kecelakaan yang menimpa anaknya.

Paur Humas Polres Bone, Ipda Rayendra Muhtar membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya proses olah TKP tengah dilakukan pihak Polsek Tanete Riattang.

"Sudah ditangani pihak Polsek, korban dibawa ke rumah sakit,"kunci dia.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close