timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

5 Fakta Keganasan Pemain Pelapis PSM Makassar Saat Kalahkan Arema FC

Baca Juga

Wiwink-Bola, Minggu 21 Agustus 2022 07:42 WIB

M Arfan Kapten PSM lawan Arema FC


TIMURKOTA.COM, PAREPARE- Ambisi Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida untuk meraih tiga poin dalam lanjutan BRI Liga 1 2022 melawan PSM Makassar, Sabtu (20/08/22) pupus.

Alih-alih mendapatkan tiga poin, Arema FC malah pulang dengan tangan hampa. Mereka harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-0.

PSM Makassar unggul di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Yuran Fernandes melalui tendangan penalti.

Pasukan Ramang mendapat hadiah penalti setelah Everton Nascimento dijatuhkan di dalam kotak penalti. 


  • Jalannya Pertandingan:


Laga antara PSM Makassar melawan Arema FC berlangsung sengit sejak menit awal. Pasukan Ramang yang menurunkan sebagian besar pemain pelapis tanpa ragu mengajak lawan main terbuka dan cepat.

Arema terlihat kewalahan menghadapi agresifitas Pasukan Ramang muda. Beberapa kali lini balakang Singo Edan diacak-acak oleh kombinasi serangan Ramadhan Sananta dan Muhammad Dzaki. 

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Pada menit ke-40 melalui serangan cepat Everton membawa bola melewati bek Arema di dalam kotak penalti.

Bek Arema, Bagas Adi Nugroho kemudian menarik badan hingga menyebabkan Averton terjatuh. Lalu, wasit menunjuk titik putih. 

Yuran Fernandes maju sebagai algojo mampu menjalankan tugasnya dengan baik, skor 1-0 untuk tuan rumah bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Arema FC melakukan beberapa pergantian pemain seperti, Evan Dimas Darmono, dan Dedik Setiawan. Mereka berhasil beberapa kali melancarkan serangan namun gagal.

Sementara PSM Makassar perlahan menurunkan beberapa pemain intinya seperti duo Sayuri, Yakob dan Yance, Kenzo Nambu, Akbar Tanjung hingga pemain muda Viktor Jonson.

Masuknya pemain-pemain tersebut membuat pertandingan makin menarik. Jual beli serangan hingga pertandingan usai tak terhindarkan. 

Namun demikian, skor tak berubah 1-0 untuk kemenangan tuan rumah bertahan hingga pertandingan usai. 

Dengan skor ini PSM Makassar berada di urutan ke dua klasemen sementara dengan poin 13 sama dengan perolehan Madura United yang menempati urutan pertama.


  • Lima Fakta Keganasan Pemain Pelapis:


1. Perjudian Pelatih Berujung Manis


Menurunkan pemain pelapis seperti, Ramadhan Sananta, Muhammad Dzaki, Erwin Gutawa, Ananda Raehan, Bryan Cesar. 

Lalu pada babak kedua menasukkan lagi pemain muda lainnya Victor Jonson merupakan perjudian bagi Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares.

Bukan hanya itu, pada laga ini PSM Makassar hanya menurunkan dua pemain asing pada awal pertandingan. Kenzo Nambu yang belakangan tampil luar biasa malah dicadangkan.

Satu pemain asing lain, Wiljan Pluim bahkan tak dimainkan sama sekali. Ia duduk di tribun Stadion BJ Habibie menyaksikan rekannya berlaga.

Namun hasilnya luar biasa, pada babak pertama Arema FC dibuat tak berkutik. Mereka tak mampu mengembangkan permainan lantaran sepanjang laga ditekan dengan serangan cepa yang dimotori M Arfan di lini tengah.


2. Peran Ganda Everton Nascimento


Berbeda pada pertandingan sebelumnya, saat melawan Arema FC, striker andalan PSM Makassar Everton Nascimento bertindak sebagai second striker. 

Ia menjadi pelayan bagi, striker muda, Ramadhan Sananta. Kombinasi keduanya mampu membuat lini belakang Singo Edan kocar-kacir.

Beberapa peluang lahir dari sontekan Ramadhan Sananta. Ada pula peluang emas yang dihasilkan melalui sundulan pemain yang baru menjalani debut starter di PSM Makassar.

Puncak kepanikan bek Arema FC saat Everton Nascimento menerima umpan daerah dari Yuran Fernandes. Bagas Adi Nugroho yang mengawal Everton melakukan pelanggaran di kotak penalti.

Bagas Adi terlihat menarik badan Everton  hingga terjatuh. Akibat aksinya, Bagas Adi juga diganjar kartu kuning oleh wasit. Maju sebagai eksekutor, Yuran Fernandes mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Inilah satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan ini.


3. Bernardo Dua Kali Kalahkan Rekan Senegaranya...


Bernardo Tavares dan Eduardo Almeida bukan hanya sekadar pelatih dari negara sama yakni Portugal. Keduanya bahkan sudah lama bersahabat.

Bahkan menurut, Bernardo Tavares yang kini menukangi PSM Makassar. Sebelum menerima tawaran melatih di Indonesia. 

Ia terlebih dahulu berkonsultasi ke Edwardo Almeida yang telah lebih dulu merasakan atmosfer sepakbola tanah air.

Setelah mendapat penjelasan terkait dengan kegemaran warga Indonesia terhadap sepakbola. Bernardo Tavares kemudian memilih untuk menerima pinangan PSM Makassar.

Setelah resmi latih Pasukan Ramang, Bernardo langsung mengalahkan Eduardo Almeida pada turnamen pramusim Piala Presiden 2022. 

Gol tunggal dari Wiljan Pluim membuat Arema harus mengakui keunggulan tim tamu dalam laga pembuka pada saat itu. Meski akhirnya Arema jadi juara setelah mengalahkan Borneo di Final.


4. Wiljan Pluim Saksikan Rekannya Bertanding dari Tribun


Pemandangan tak seperti biasanya tersaji pada Pekan ke-5 BRI Liga 1 2022. Dimana kapten tim PSM Makassar, Wiljan Pluim menyaksikan rekannya bertanding dari tribun utama Stadion BJ Habibie.

Dalam pergelaran Liga 1 2022, ini merupakan kali pertama pemain asing asal Belanda itu absen membela Pasukan Ramang.

Pluim terlihat mengenakan kaos warna hitam duduk santai tepat dikursi tak jauh dari tempat duduk Onwer PSM Makassar, Aksa Mahmud.

Sesekali Pluim melepar senyuman kepada para suporter yang mengabadikan momen tersebut melalui ponselnya.


5. PSM Makassar Tak Pernah Absen Cetak Gol dalam Lima Pertandingan


PSM Makassar termasuk salah satu tim Liga 1 2022 yang terbilang cukup tajam. 

Mereka sudah mengoleksi 8 gol dari lima pertandingan. 

Lima diantaranya lahir dari pemain depan. Sedangkan dua gol lain dicetak jenderal lini tengah, Wiljan Pluim.

Serta satu gol lainnya lahir dari kaki Yuran Fernandes melalui tendangan penalti saat melawan Arema FC.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close