timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Tiga Eks Striker Haus Gol Liga 1 Masih Nganggur, Bisa Jadi Solusi PSM Makassar

Baca Juga

Wiwink-Bola, Minggu 26 Juni 2022 05: 32 WIB



BOOMBASTIS.COM- PSM Makassar belum sepenuhnya memiliki striker asing yang mampu jadi pembeda di lini depan tim. Everton Nascimento yang digadang-gadang bakal jadi mesin gol musim depan juga tak dapat berbuat banyak.


Dari empat laga resmi dan tiga laga uji coba tak sekali pun striker asal Brasil itu mampu menciptakan gol. Kondisi ini membuat manajemen PSM Makassar tengah memutar otak.

Jika tak segera mencetak gol dan menunjukkan kemampuannya, maka besar kemungkinan kontraknya bakal diakhiri sebelum memasuki kompetisi Liga 1 2022.

Berikut tiga pemain asing berposisi striker yang masing-masing merupakan pencetak gol terbanyak di tim yang pernah ia bela.

Pertama, Marko Simic. Belakangan ini Simic menjadi momok paling menakutkan bagi lini pertahanan lawan. 

Pasalnya, peluang sekecil apapun selalu mampu dimaksimalkan menjadi gol. Bersama Persija Jakarta dirinya selalu berada dijajaran pencetak gol terbanyak.

Kedua adalah Ezechiel N'Douassel. Berbeda dengan Simic, sosok yang satu ini telah membela lebih dari satu tim Liga 1 di Indonesia. Bermula di Persib Bandung, hingga musim lalu bersama dengan Bhayangkara FC.

Ezechiel juga saat ini masih menganggur setelah berpisah dengan Bhayangkara FC. Kabarnya sang pemain masih menunggung pinangan tim yang dianggap cocok usai Piala Presiden.

Nama terakhir adalah, Wallace Costa. Eks pemain PSIS Semarang ini merupakan striker pekerja keras. Bersama Mahesa Jenar ia mampu menjadi striker subur dengan menjadi top skor klub.

Wallace juga saat ini dalam keadaan menganggur dan belum diketahui tim mana yang akan meminang usai Piala Presiden.

Onwer PSM Makassar, Aksa Mahmud didampingi Direktur Utama, Munafri Arifuddin hadir langsung di stadion menyaksikan timnya melawan tuan rumah Kuala Lumpur City dalam laga pembuka grup H AFC Cup 2022.

Dalam laga ini, PSM Makassar mampu menguasai jalanya pertandingan. Dari statistik yang ada, Yuran Fernandes dkk unggul 54% penguasaan bola dibandingkan lawan.

Dari segi peluang yang diciptakan, anak-anak Makassar juga cukup banyak. Namun sayang tak ada yang berbuah gol. Everton Nascimento yang diharapkan jadi pembeda di lini depan belum mampu berbuat banyak.

Peluang terbaik PSM Makassar justru lahir dari kaki Wiljan Pluim pada babak pertama namun sepakannya melayang tipis di atas mistar gawang.

Demikian juga dengan peluang emas Yakob Sayuri yang melayangkan tendangan keras namun masih digagalkan mistar gawang.

Peran, Everton Nascimento segabai juru gedor kembali disorot dalam laga ini. Ia dinilai tak mampu menciptakan peluang yang berujung gol. 

Bahkan jarak antara Everton dengan gelandang serang, Wiljan Pluim serta para winger terlalu jauh sehingga bola selalu terputus.

Ia lebih sering terisolir di lini belakang lawan. Hanya ada beberapa kali tendangannya ke gawang lawan, namun tak ada yang mampu memberikan tekanan berbahaya bagi kiper Kuala Lumpur FC.

CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, terkait dengan evaluasi pasca piala AFC akan dilakukan. Jika kemudian pelatih merekomendasikan pergantian pemain baik lokal maupun asing maka akan dilakukan.

"Nanti kita lihat setelah AFC, apalagi bursa transfer pemain masih panjang." Tukasnya.

Selama memperkuat PSM Makassar, uji coba dua kali, piala presiden tiga kali dan AFC satu kali. Everton belum mampu menunjukkan ketajamannya.

Padahal, Striker asal Brasil ini diharapkan  jadi solusi buat lini depan PSM Makassar. Terlebih lagi, musim sebelummya Pasukan Ramang merekrut dua striker asing dan dua duanya gagal yakni Anco Jansen dan Golgol Mebrahtu.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close