timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Perantau Asal Bone Diduga Jadi Korban Pembunuhan dan Mayatnya Dibuang di Pantai Samaturu Kolaka

Wiwink-Sultra, Rabu 22 Juni 2022 21: 59 WIB

Anggota Polres Kolaka mengangkat mayat yang ditemukan warga di Pantai Kayu Angin, Rabu (22/06/22)


TIMURKOTA.COM, KOLAKA- Kasus penemuan mayat gegerkan warga di Pantai Kayu Angin, Desa Liku, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara, Rabu 22 Juni 2022.


Menurut keterangan saksi mata, Arwan. Mayat korban yang belakangan diketahui bernama, Firdaus (37) itu ditemukan dalam keadan terlentang menghadap ke atas.

"Tadi ada warga yang memang setiap hari beraktivitas di kawasan pantai ini. Dia lari sambil berteriak-teriak, katanya ada mayat terdampar. Setelah dicek ternyata betul," kata, Arwan. 

Ia melanjutkan, awalnya tak ada yang mengetahui identitas korban. Pasalnya ponsel yang ada di sakunya telah rusak. 

"Di sakunya ditemukan beberapa barang-barang berharga, ada HP, dompet berisi uang, cincin emas juga masih dia pakai." Lanjut dia.

Belakangan baru ketahuan bahwa mayat Pria tersebut adalah Firdaus yang merupakan pegawai honorer Pengadilan Agama Kabupaten Kolaka. 

Firdaus diketaui merupakan perantau dari Kabupaten Bone yang sudah lama menetap bersama keluarga besarnya di Kolaka.

"Betul dia ini asli orang Bone Kota. Cuman sudah lama tinggal, bahkan keluarga besarnya sudah menetap di sini. Istrinya yang lagi hamil anak kedua juga orang Bugis Bone," tukas dia.

Adik korban bernama, Firmansyah (31) kepada awak media menceritakan. Awalnya korban pamit untuk ke rumah tetangga yang baru meninggal buat takziah.

Sepulang dari situ, korban pamit ke istri untuk pergi bersama dengan temannya. Korban menyerahkan kunci mobil dan kunci rumah ke istri lalu pergi.

Sang istri sempat bertanya kenapa tak pakai mobil. Namun korban mengatakan dia akan dijemput oleh seorang temannya.

Setelah menunggu, lalu ponsel korban tak aktif. Istrinya pun sempat menyusul ke tempat takziah namun korban sudah tidak ada di lokasi.

"Ada warga yang melihat, korban ini dijemput oleh perempuan menggunakan sepeda motor." Ujar Firmansyah.

Lantaran sudah dua malam belum ditemukan, maka pihak keluarga kemudian melaporkan hilangnya korban ke pihak Polres Kolaka. 

"Nanti pada hari rabu ditemukan di Pantai Kayu Angin sudah dalam keadaan meninggal. Lokasinya bahkan cukup jauh dari tempat tinggalnya di Kota Kolaka." Tukas dia.

Kepala Sub Seksi Hubungan Masyarakat (Kasubsi Humas) Polres Kolaka, Aipda Riswandi mengatakan, pihaknya menerima laporan dari pihak Kepala Desa Liku pada Rabu 22 Juni 2022 pagi.

"Di infokan bahwa warga menemukan adanya mayat pria yang tergeletak di pantai. Tim inafis kemudian turun ke lokasi," ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, mayat lalu dibawa ke rumah sakit Benyamin Guluh Kolaka untuk divisum.

"Status kasus ini masih dalam tahap proses penyelidikan." Imbuhnya.

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close