timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Niat Sembunyikan dari Istri, Uang Rp 820 Juta Milik Wakil Ketua DPRD Bone Malah Dicuri Sopir Pribadinya. Berikut Cerita Lengkapnya...

Wiwink-Hukum, Senin 30 Mei 2022 14: 25 WIB




TIMURKOTA.COM, BONE- Niat hati ingin menghemat dengan cara menyembunyikan uang dari Istri malah berujung menyedihkan. Itulah kisah dialami Wakil Ketua DPRD Bone, Andi Wahyudi Takwa. 


Dalam keterangannya kepada polisi, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menyimpang uang digudang rumah miliknya dengan cara ditabung sejak tahun 2011 lalu. 

Tabungannya yang dimulai dengan Rp50 juta itu terus bertambah hingga mencapai Rp1,5 Miliar. Namun belakangan ia sempat gunakan sehingga berkurang menjadi Rp1,2 Miliar.

Terakhir, Andi Wahyudi Takwa menambah tabungannya itu pada tahun 2016 lalu. Sejak itu uang dibiarkan tersimpan dalam gudang dengan alasan enggan memindahkan ke bank karena tak mau sang istri mengetahui.

"Jadi uang tersebut disimpan di dalam gudang milik pribadinya karena tak mau istri mengetahui. Alasannya kalau istri tahu uangnya nanti dibelanjakan," ungkap Kapolsek Tanete Riattang, Kompol Andi Ikbal kepada awak media saat menggelar press release, Senin (30/05/22).

Pada Desember 2021 lalu petaka itu datang, bermula dari keputusan Andi Wahyudi menyerahkan kunci gudang kepada sopir, Yudi dengan alasan diminta untuk memasukkan peralatan tukang ke dalam gudang.

Yudi kemudian melihat uang tersebut. Awalnya hanya mengambil Rp10 juta untuk digunakan traktir beberapa rekannya. Setelah puas menikmati uang itu, Yudi kemudian menyampaikan kepada pelaku lain bahwa ada uang di gudang bosnya.

"Selanjutnya empat rekannya, MA Alias IC, DG Alias AN, RI Alias BJ dan SY alias EM ikut mengambil uang secara bersama-sama. Dengan total Rp820 juta," katanya lagi.

Para pelaku melancarkan aksinya sejak Desember 2021 hingga Januari 2022 lalu. Korban baru mengetahui uang miliknya hilang setelah menemukan gudang dalam keadaan mencurigakan. Setelah dicek ternyata uangnya tersisa Rp300 juta lebih.

"Korban kemudian melaporkan kasus tersebut dan dari penyelidikan dilakukan anggota, kami menangkap pelaku yang berjumlah lima orang," imbuh dia.

Setelah ketahuan seorang tersangka yakni DG Alias AN mengembalikan uang sebesar Rp160 juta kepada korban.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close