timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

PSM Bakal Cuci Gudang di Putaran ke Dua. Pemain Asing dan Pelatih Terancam


Editor: hamzah/timurkota

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-
Hasil minor didapatkan Pasukan Ramang pada BRI Liga 1 2021 tampaknya akan menjadi alasan utama manajemen melakukan perombakan besar-besaran alias cuci gudang pada burza transfer jelang memasuki putaran ke-2.



Seruang cuci gudang itu datang dari kalangan suporter. Mereka bahkan meminta manajemen melakukan evaluasi dan mempertimbangkan tiga pemain asing, Anco Jansen, Bektur Talgat Uulu, dan Serif Hasic. Selain itu pelatih Milomir Seslija juga diminta dievaluasi dan diganti lantaran dianggap tak mampu mengangkat prestasi tim.



"Jangan hanya salahkan pemain. Kalau saya melihat, ini menyangkut pelatih. Terlihat jelas tadi (pertandingan PSM Makassar vs PSIS Semarang) pemain terlihat kebanyakan lari-lari saja tanpa ada pola," kata Dg Ranni salah seorang pecinta PSM Makassar melalui unggahan akun facebook miliknya.



Ranni juga menyoroti kinerja pemain asing yang selama ini digadang-gadang bakal menambah kekuatan di setiap lini.



"Pemain asing kita tidak bermain bagus. Bahkan Pluim yang digeser ke depan jarang sekali mendapatkan bola. Intinya kalau mau perbaiki posisi di klasemen maka putaran ke-2 mesti diganti sebagian pemajn asing dan pelatih," katanya lagi.



Seri ke-3 BRI Liga 1 2021 menjadi penentu nasib pemain dan pelatih Pasukan Ramang. CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin sudah terang-terangan tak senang dengan capaian timnya hingga saat ini.



Menurutnya, Wiljan Pluim mestinya berada pada posisi persaingan papan atas klasemen sementara. Namun nyatanya Juku Eja saat ini masih berjuang di papan tengah.



"Menurut pengamatan saya, performa masih belum maksimal. Masih perlu ditingkatkan lagi. Mengenai evaluasi pemain nanti kita lihat bagaimana ke depannya," kata, Appi.



Manajemen PSM Makassar berencana melakukan evaluasi atas hasil pada putaran pertama BRI Liga 1 2021. Jika dianggap gagal memenuhi target maka bukan tidak mungkin, Milomir Seslija juga dievaluasi dari kursi kepelatihan.


Bagaimana Nasib Anco dan Bektur?


Manajemen Pasukan Ramang membuka peluang untuk melakukan perombakan sekaligus melakukan pergantian pemain pada burza transfer mendatang. 



CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengatakan, pihaknya memberi kepercayaan kepada pelatih dalam melakukan evaluasi terhadap pemain.



Ia bahkan meminta pelatih agar menyodorkan nama sesuai dengan kebutuhan tim dalam mengarungi Liga 1 2021.



"Saya tentu menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih. Jika membutuhkan pemain tambahah silahkan ajukan kemudian kita bicarakan bersama," kata dia menyelaskan.



Secara keseluruhan, Munafri Arifuddin menyebutkan permainan timnya belum memuaskan. Masih ada kekurangan yang perlu dibenahi dalam beberapa lini.



Sementara itu mantan pelatih PSM Makassar, Hanafing mengatakan terkait dengan penampilan Pasukan Ramang. Ia menilai membutuhkan striker tajam yang mematikan di lini depan.



"PSM butuh striker 'pembunuh'. Namun semua itu tergantung dari pelatih. Semua keputusan ada di tangannya, jika ingin melakukan perombakan. Begitupun sebaliknya, jika ingin mempertahankan pemain dan memberi kesempatan meningkatian performanya," tutur dia.



Dua Pemain PSM Makassar yang disebut-sebut bakal didepak pada burza transfer mendatang yakni Anco Jansen dengan Bektur Talgat Uulu. Keduanya dianggap masih minim kostribusi untuk tim.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close