timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Diparangi OTK, Tangan Mahasiswa Asal Salomekko Bone Nyaris Putus

Baca Juga


Editor: hamzah/timurkota

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR- 
Seorang mahasiswa bernama, Arham yang diketahui merupakan warga Desa Ulu Balang, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menjadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) di Kota Makassar.


Arham mengalami luka sabetan parang hingga menyebabkan pergelangan tangan kanannya nyaris putus. Seorang rekannya bernama, Asriadi mengabarkan kondisi korban saat ini masih dalam penanganan medis.


"Saya mengetahui korban diparangi setelah melihat fotonya di grup WhatsApp. Sekarang masih dirawat di rumah sakit," katanya menjelaskan.


Selain pemarangan yang dialami Arham. Kasus sama juga dialami Mahasiswa di Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL). Dalam penyerangan ini dua korban masing-masing Fery (22) dan Muhammad Fauzan (21). Salah seorang korban bahkan tangannya terputus pada pergelangan.


Hanya berselang beberapa jam kemudian, Asrama 1 Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Kepmi) Kabupaten Bone terbakar di Jl Gunung Salahutu 1 No.24/18, RT 004 dan RW 001 Kelurahan Maradekaya Utara, Kecamatan Makassar, Makassar.


Dalam keterangan persnya, Kasubag Humas Polrestabes Makassar AKP Lando KS membenarkan adanya dua insiden yang menyebabkan mahasiswa jadi korban.


"Iya benar telah terjadi penyerangan oleh OTK ke asrama IPMIL dan Kepmi Bone pada hari ini," kata Lando menjelaskan.


Asrama mahasiswa yang pertama terbakar ialah Asrama IPMIL. Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dini hari. Asrama ini awalnya diserang belasan OTK dengan senjata tajam dan bom molotov.


Akibat penyerangan itu, sejumlah fasilitas asrama rusak berat dan juga terbakar. Beruntung, pemadam kebakaran  di Makassar sigap  dan langsung padamkan api.


Selang waktu beberapa jam kemudian, atau tepatnya sekitar pukul 05.50 Wita, giliran asrama Kepmi Bone yang terbakar.

Sebelum dibakar orang tak dikenal, asrama ini sempat diserang puluhan OTK. Sejumlah fasiitas pendukung pun ikut terbakar

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close