timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Dampak Kepemimpinan Wasit, Sejumlah Pemain PSM Disanksi Jelang Lawan PSIS Semarang


Editor: hamzah/timurkota

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-
Amunisi Pasukan Ramang akan kembali berkurang jelang berhadapan dengan PSIS Semarang dalam lanjutan BRI Liga 1 2021.


Sedikitnya ada dua pilar juku eja harus menemi lantaran mendapat hukuman larangan bermain akibat akumulasi kartu yang didapatkan dalam pertandingan melawan PSS Sleman.


M Arfan yang selama ini menjadi pilar di lini tengah PSM Makassar harus menepi. Hal sama juga dialami Abdul Rachman pencetak gol pembuka bagi timnya saat menghadapi PSS Sleman juga terkena akumulasi kartu.


Selain akumulasi kartu, PSM Makassar juga merasa dirugikan dengan banyaknya keputusan wasit yang menguntungkan tim lawan. Pihak PSM, telah melayangkan surat sebagai bentuk protes atas kepemimpinan wasit.


Buntut protes tersebut, PSM Surat melayangkan, resmi  terkait dengan kepemimpinan wasit, Darma Santoso Gulo saat laga melawan PSS Sleman, Kamis (18/11/2021) kemarin.


Melalui Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, menerangkan jika surat tersebut sudah diberikan, Jumat (19/11/2021).


Ia menyebut pada laga tersebut sejumlah keputusan wasit dinilai mencederai nilai-nilai sportifitas.


"Hal yang paling disorot yakni saat PSM memiliki peluang mendapat hadiah penalti. Hanya saja wasit yang memimpin,  tak menggubris insiden handball pemain PSS." Tukasnya.


Protes tersebut membangun kualitas kompetisi yang lebih baik ke depan.


"Laga kontra Bhayangkara FC pada pekan ke-11 saat PSM kalah 2-0, beberapa keputusan wasit juga dianggap merugikan." Tukas dia lagi.


Bahkan sampai dua kali pemain Bhayangkara handball di kotak terlarang namun tak berbuah penalti.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close