Iklan

6 Fakta Mistis Permandian Baruttung Kahu: Pohon Cinta yang Dipercaya Datangkan Jodoh

Redaksi-timurkota
Minggu, November 02, 2025 | 2:30 AM WIB Last Updated 2025-11-01T19:30:46Z

Suasana Permandian Baruttung di Kecamatan Kahu, Bone, dengan pohon cinta yang diyakini warga memiliki kekuatan mistis untuk mempertemukan jodoh (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, KAHU-
 Permandian Baruttung di Kecamatan Kahu menyimpan pesona alam yang berpadu dengan kisah mistis yang telah hidup di tengah masyarakat selama puluhan tahun. Selain dikenal dengan kejernihan air dan keasrian hutan di sekitarnya, kawasan ini dipercaya memiliki kekuatan gaib yang berkaitan dengan pohon besar yang disebut warga sebagai pohon cinta. Banyak pengunjung datang bukan hanya untuk menikmati kesejukan airnya, tetapi juga untuk mencari keberuntungan dalam urusan jodoh.

Warga sekitar meyakini bahwa siapa pun yang mandi di sumber air Baruttung dengan niat tulus dan hati bersih akan dimudahkan dalam menemukan pasangan hidup. Kepercayaan ini sudah diwariskan sejak zaman leluhur dan tetap bertahan hingga kini, terutama di kalangan anak muda. Tak jarang, pengunjung datang membawa bunga atau sesajen sederhana sebagai simbol permohonan restu kepada penjaga gaib permandian tersebut.

Fakta lain yang menarik, pohon cinta yang tumbuh di tepi permandian dianggap sebagai pusat energi spiritual. Konon, pasangan yang mengikat janji atau berfoto di bawah pohon itu akan memiliki hubungan yang langgeng. Beberapa kisah warga bahkan menyebutkan adanya pertemuan tak terduga antara dua orang asing yang akhirnya menikah setelah bertemu di lokasi ini. Fenomena tersebut membuat Baruttung semakin dikenal sebagai tempat “pemersatu jodoh” di wilayah Bone bagian selatan.

Selain mitos jodoh, pengunjung juga mempercayai bahwa tempat ini dijaga oleh makhluk halus berwujud wanita cantik berpakaian putih. Sosok ini sering disebut menampakkan diri saat malam Jumat atau ketika ada pengunjung yang melanggar norma kesopanan di area permandian. Cerita-cerita mistis tersebut justru menambah daya tarik tersendiri bagi wisatawan spiritual yang tertarik pada kisah legenda lokal.

Kini, Permandian Baruttung mulai dilirik sebagai destinasi wisata budaya dan religi oleh pemerintah daerah. Upaya pelestarian lingkungan dan promosi wisata berbasis kearifan lokal terus digalakkan agar kisah mistis ini dapat diwariskan tanpa menghilangkan nilai spiritual dan budaya masyarakat setempat. Di antara keindahan alam dan cerita gaibnya, Baruttung tetap menjadi tempat yang menyimpan misteri sekaligus harapan bagi mereka yang mencari jodoh dan kedamaian batin

Akhir pekan kali ini tim timurkota.com mengunjungi salah satu tempat permandian alam yang terletak di wilayah bagian selatan Kota Watampone, tepatnya di Desa Matajang, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Permandian Baruttung, selain dikunjungi para wisatawan lokal. Tempat ini selalu ramai pada momen-momen tertentu misalnya usai panen raya, hingga ada tradisi warga yang memiliki garis keturunan tertentu setiap habis melaksanakan pesta pernikahan mereka ke lokasi untuk rekreasi sebagai bentuk kesyukuran mereka.


Berikut tim timurkota.com merangkum enam fakta menarik terkait dengan Permandian Baruttung Kahu:


1. Penunggu Kembaran Manusia


Umumnya masyarakat di Indonesia percaya dengan adanya manusia yang berwujud buaya kemudian tinggal di dalam air. Bahkan dibeberapa wilayah seperti Kalimantan Timur ada seorang pria merawat buaya berukuran raksasa dengan dali binatang buas tersebut merupakan kembaran anaknya.


Hal sama pun dipercayai sebagian masyarakat yang berkunjung ke Permandian Baruttung. Ada beberapa warga bahkan datang ke sungai tersebut membawa sesajen. 


Alasannya mereka mempercayai bahwa pada zaman dulu ada nenek moyangnya yang memiliki kembar diturunkan di sungai itu.


"Sejak ada kepercayaan dari nenek moyang kita bahwa ada manusia kembar dengan menyerupai buaya, disitulah mereka mempercayai bahwa kembarannya itu diturunkan di sungai itu." Kata Asri.


2. Pantang Berbicara Takabur dan Angkuh


Warga atau tokoh masyarakat yang dituakan selalu berpesan bahkan menegur ketika ada pengunjung remaja yang takabur ataupun melakukan tindakan tak terpuji. 


Hal itu dilakukan lantaran menurut kepercayaan masyarakat penunggu tempat tersebut tak suka dan terkadang ada pengunjung tenggelam seakan ada yang menarik ke dalam air jika takabur.


3. Kesaksian Adanya Mahluk Halus di Lokasi


Ketika berkunjung ke tempat wisata Baruttung terkadang pengunjung merasakan seakan ada yang memantau dari atas. Misalnya, pepohonan yang tumbuh di atas bebatuan tiba-tiba bergerak seakan ada yang memanjat. 


"Setelah dicek tidak ada apa-apa bahkan angin pun tidak ada." Lanjut Asri.


4. Ramai Dikunjungi Sehabis Musim Panen 

 

Bersyukur atas limpahan rejeki terkadang dirayakan dengan melaksanakan pesta panen. Selain itu ada ritual lain, sebagian masyarakat lokal di sana yakni berkunjung ke Permandian Baruttung. 


Begitu pula dengan warga yang baru saja melangsungkan pernikahan. Mereka datang ke lokasi untuk sekadar bersantai bersama keluarga.


5. Pohon Cinta (Dipercaya Datangkan Jodoh)


Menurut sumber, terdapat satu pohon di lokasi yang sebagian masyarakat dipercaya dapat mendatangkan jodoh baik bagi kalangan pria maupun wanita tentunya yang belum punya pasangan suami istri ya..


Ketika pasangan kekasih datang ke lokasi kemudian cuci muka dengan air sungai tepat di bawah pohon tersebut dipercaya kelak akan berjodoh dengan pasangannya itu


6. Menelan Dua Korban Jiwa


Meski terlihat dangkal, namun menurut keterangan warga. Sudah ada dua orang pengunjung tewas tenggelam di lokasi. Mereka menghilang, setelah beberapa jam kemudian baru ditemukan terapung.


Selain itu ada beberapa pengunjung tenggelam namun masih sempat diselamatkan. 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 6 Fakta Mistis Permandian Baruttung Kahu: Pohon Cinta yang Dipercaya Datangkan Jodoh
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }