timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

RESMI: Warga Bone Dibolehkan Rayakan Idul Adha di Masjid dan Lapangan


Editor: Sandy

TIMURKOTA.COM, BONE- Melalui rapat bersama Forkopimda di Puskesmas Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone diputuskan bahwa pelaksanaan Hari Raya Idul Adha yang akan jatuh pada Selasa (20/07/21) dapat dilaksanakan di Masjid dan Lapangan terbuka.


Bupati Bone, DR HA Fahsar M Padjalangi MSi mengatakan, pelaksanaan Idul Adha dilakukan di rumah ibadah dengan catatan diperintahkan untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan.


"Besok insyallah kita akan rayakan di Masjid dan lapangan. Tentunya disertai penerapan protokol kesehatan," katanya.


Dalam keterangan persnya di rumah pribadinya di Jl Amirullah, Kota Makassar. Moh Ramadhan Pomanto menegaskan bahwa pelaksanaan hari raya Idul Adha tidak dilaksanakan di Masjid dan Lapangan. 


Hal itu merujuk pada surat edaran Menteri Agama, yang melarang pelaksanaan salat Idul Adha di zona oranye dan merah.


"Salat Idul Adha itu sunah, wajib adalah menyelamatkan jiwa manusia, maka saya bersama Forkopimda berunding dan memutuskan mengikuti secara utuh surat edaran Menteri Agama tentang salat Idul Adha di zona oranye dan zona merah, yaitu salat Id di rumah saja," katanya.


Danny sapaannya mengatakan, saat ini status Kota Makassar berada pada zona merah. Sehingga dalam surat edaran menteri agama tidak diperkenankan melaksanakan salat idul adha di masjid dan lapangan.


"Tadi saya dapat kabar, dari Pak Kapolrestabes kita sudah zona merah ya, seperti itu. Jadi sebenarnya saya harus meng-cross-check ini. Tapi yang jelas di komputer pemerintah pusat kita masih zona oranye. Jadi zona merah atau oranye, jelas kita zona oranye kena dalam aturan itu (Kemenag)," jelasnya lagi.


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close