timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Terbaru Pencarian Korban Gempa Bumi Sulbar: 84 Meninggal Dunia, 18 Selamat

Relawan melakukan pencarian korban gempa di Sulbar (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, SULBAR-

Tim Sar Gabungan yang terjun melakukan evakuasi dan pencarian korban Gempa Bumi Sulbar menemukan 84 korban jiwa, dan 18 korban selamat hingga Senin (18/01/21) Pukul 19.30 Wita.

"Jadi hasil pencarian hingga saat ini terdapat 84 korban jiwa ditemukan dengan rincian Mamuju 73 orang meninggal dan Majene 11 Orang. Sementara untuk korban selamat ditemukan 18 orang," kata, perwakilan tim gabungan, Andi Sultan dalam keterangan persnya.

Sebelumnya diberitakan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta warga Sulawesi Barat untuk tetap waspada tsunami akibat sesar naik pada bagian barat.

Jika itu terjadi maka bukan tindak mungkin tsunami pada 1969 lalu terulang kembali pusat tsunami kala itu berada di Kabupaten Majene.

Kepala bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan, peristiwa 50 tahun lalu itu menelan korban hingga ratusan jiwa.

"Kepada masyarakat yang berada di wilayah pesisir Majene perlu waspada jika merasakan gempa kuat. Agar segera 
menjauhi pantai, tanpa menunggu peringatan dini tsunami oleh BMKG." Katanya.

Daryono juga mengimbau masyarakat tidak mudah percaya berita bohong atau hoaks terkait prediksi dan ramalan gempa yang akan terjadi dengan magnitudo besar yang berpotensi tsunami.

"Jadi tidak ada prediksi akan ada gempa yang besar kemudian menuju tsunami itu tidak ada. Tetapi berkaca pada kasus yang terjadi di Lombok saat gempa Agustus September 2018 itu rentetan gempa cukup banyak," Daryono saat diwawancarai CNN Indonesia TV, Sabtu (16/1)

Selain itu, menurutnya, imbauan diberikan karena Majene dan Mamuju memiliki magnitudo target mencapai 7,0 skala richter.

"Maka kita tidak salah jika imbau masyarakat untuk waspada terkait gempa susulan," tuturnya.

Daryono berharap, Majene dan Mamuju tidak lagi diguncang gempa berskala besar, dan gempa susulan berangsur semakin mengecil.

"Kemarin sudah release 5,9 [skala richter] kemudian tadi pagi 6,2. Harapan kita ini sudah cukup besar dan selanjutnya hanya gempa susulan yang semakin kecil," ucapnya.

Gempa dahsyat melanda wilayah Mamuju, Majene, dan kawasan lain sekitar Sulawesi Barat, pada Jumat (15/1) membuat bangunan porak poranda dan sejumlah orang dikabarkan meninggal dunia.

***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close