timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Setelah Manado, Kini 509 Unit Rumah di Aceh Disapu Banjir

Banjir di Banda Aceh (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, ACEH-

Gelombang bencana alam betul-betul menjadi ujian di awal tahun 2021. Belum selesai banjir di Manado, kini muncul banjir di pedalaman Aceh.

Ratusan rumah terendam air dengan ketinggian mencapai tiga meter di sejumlah desa pedalaman Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh. Banjir ini dipicu air sungai meluap di wilayah tersebu. 

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Ashadi, Senin (18/1), mengatakan, sebagian warga  harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi akibat banjir tersebut.

 "Masih ada sebagian memilih tetap bertahan di rumah mereka," kata Ashadi.

Dia mengatakan, berdasarkan data sementara yang diperoleh, banjir terjadi di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, dengan jumlah rumah yang terendam mencapai 30 unit, yang dihuni 130 jiwa. Kemudian, banjir juga mengepung sejumlah desa di Kecamatan Indra Makmu meliputi Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

"Rumah yang terendam di desa itu mencapai 271 unit yang dihuni 1.034 jiwa," kata Ashadi.

Desa Jambo Lubok, dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter. Sementara, jumlah rumah yang terendam mencapai 208 unit dengan total korban terdampak 832 jiwa.

"Sedangkan di Desa Bunin Kecamatan Serbajadi masih dalam pendataan," katanya, menjelaskan.

Menurut Ashadi, tim gabungan juga sudah berada di lokasi membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

"Kami mengimbau masyarakat tidak bertahan di rumah di saat ketinggian air semakin tinggi," ujar Ashadi.


***

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close