timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Gadis Open BO asal Makassar Paling Laku di Ambon

Ilustrasi gadis open BO (foto: Istimewa)

TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-

Ambon yang merupakan ibu Kota Provinsi Maluku menjadi tujuan sebagian besar Pekerja Seks Komersial (PSK). 

Peminat wanita asal Kota Makassar di Ambon cukup tinggi. Hal ini mengakibatkan terjadinya aksi perdagangan orang dan bahkan melibatkan anak di bawah umur.

Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), mencatat ada beberpa anak gadis di bawah umur jual ke Ambon.

Untuk memuluskan aksinya, para pelaku menyasar calon korban kemudian diiming-imingi untuk mendapatkan pekerjaan.

Setelah mendapatkan calon korban, selanjutnya dibawa oleh pelaku ke salah satu penginapan tak jauh dari Bandara Sultan Hasanuddin untuk ditampung sambil menunggu dokumen lengkap.

Dalam pembuatan dokumen itu, para pelaku diketahui memalsukan beberapa kartu identitas, seperti KTP dan KK.

"KTP korban dipalsukan, saya lihat sudah 17 tahun. Tapi dalam kartu keluarga (KK), dia menjadi kepala keluarga tentu ini ada kejanggalan. Kami sudah berkoordinasi dengan Discapil selesaikan persoalan ini," Kepala P2TP2A Makassar, Tenri A. Palallo.

Menurut dia, korban trafficking ini rata - rata akan dipekerjakan sebagai sebagai Pekerja Seks Komersial di Ambon, Maluku.

"Anak ini rencana akan dipekerjakan di tempat hiburan," jelasnya.

Tenri menegaskan, dengan adanya tanda tangan dan pergantian uang. Ini modus dan menurutnya adalah kelakuan buruk.

"Karena ada tanda tangan, pemalsuan dan sebagainya. Ini modus kelakukan buruk, kita harus sama-sama berantas," lanjutnya

P2TP2A Makassar pun telah berkoordinasi dengan Polrestabes Makassar, untuk mendalami kasus ini.

"Kami akan mendatangkan psikolog sempat ada gangguan jiwa. Sekarang sudah di rumah aman," kata Tenri.

Pelaku lanjut Tenri sudah terbang ke Ambon. Sementara polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

*** 

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close