timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Cek Fakta: Sebelum Habisi Istri, Sakka Pamit ke Mertua 'Jokkana Pale Ambo'

Sakka (23)

TIMURKOTA.COM, BONE-


Tak pernah terlintas sekalipun dipikiran keluarga S (14) korban pembunuhan oleh suaminya sendiri, Sakka bahwa akan terjadi hal-hal tidak diinginkan pada malam itu.

Pasalnya, sebelum meninggalkan rumah mertua pada Kamis (19/11/20) pukul 22.00 Wita, Sakka tidak pernah menunjukkan gerak-gerik mencurigakan. Dia malah sibuk membantu mertua dengan mengangkat beberapa kayu karena pada saat itu rumahnya tengah direnovasi.

"Tidak ada masalah pak, malah waktu mau pergi keduanya senyum dan bilang 'Jokkana Pale Ambo' (kami pergi ayah). Kalau ada bilang sempat bertengkar atau berdebat sebelum pergi itu tidak benar sama sekali," kata nenek korban Puang Ruma.

Puang Ruma mengaku baru mengetahui kejadian yang menimpa cucunya ketika mendapat kabar dari tetanggga Sakka.

"Saya sebetulnya kecewa karena informasinya malah kami dapat dari orang lain bukan pihak keluarga laki-laki. Terus, kejadianya jam 03.00 Wita, kenapa baru pagi ketahuan. Kenapa cucu saya tidak dibawa ke rumah sakit, kenapa dibiarkan begitu saja?." Ujarnya lagi.

Sakka (23) adalah pelaku penikaman yang menewaskan Irwandi (26) asal Pallengoreng, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa (24/01/17).

Sehari setelah itu, Sakka ditangkap tepatnya, Rabu (25/01/17) oleh tim Reskrim Polsek Tanete Riattang dipimpin, Aiptu Tahir.

Singkat cerita, Sakka pun dipenjara hingga dinyatakan bebas awal 2020. Kini Sakka kembali berkasus dia diduga kuat menikam istrinya hingga tewas. Tak tanggung-tanggung, S (14) ditikam dengan 27 kali tusukan. 

Awaluddin Alias Sakka dalam Pengejaran Polisi

Hingga kini, Sakka (23) asal Talumae, Kelurahan Bukaka, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan masih dalam pengejaran polisi setelah diduga kuat menikam istrinya sendiri berinisial S hingga tewas.

Kepolisian Sektor Tanete Riattang yang bekerjasama tim Sat Reskrim Polres Bone mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri.

Jika tidak, maka bisa saja dilakukan tindakan tegas, apalagi Sakka diketahui sudah pernah terlibat kasus sama yakni menikam seorang pemuda di kawasan Lapangan Merdeka Bone.

"Pelaku masih dalam pengejaran kita, imbau segera menyerahkan diri," kata Kapolsek Tanete Riattang, Kompol Bahsar melalui Kanit Reskrim, Iptu Samson.

Motif peristiwa berdarah pada Jumat (20/11/20) hingga saat ini belum terungkap. Korban S awalnya ditemukan warga dalam keadaan tergeletak di pematangan sawah bersimbah darah.


***


Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close