timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Dukun Palsu Mengaku Punya Ilmu Menghilang Ditangkap Polisi Saat Lupa Baca Mantranya. Tipu Warga Rp18 Miliar

Dua dukun palsu ditangkap usai tipu warga Rp18 Miliar

TIMURKOTA.COM, JATIM-


Di era yang dipenuhi kecanggihan tekhnologi masih saja ada orang  percaya dengan dukun sakti yang mengklaim dirinya memiliki ilmu menghilang.

Polres Batu, Jawa Timur menangkap dua warga Dusun Krajan, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon, Malang, yakni Atim dan Sugeng Sutrisno, yang berpura-pura sebagai dukun. 

Dua pelaku mengaku ke korban bahwa dirinya mampu menggandakan uang serta memiliki kemampuan untuk menghilang.

Kapolres Batu, Ajun Komisaris Besar Polisi Harviadhi Agung Prathama mengatakan, Atim dan Sugeng sudah beraksi sejak 2016. Dua tersangka dukun palsu ini ditangkap pada Selasa, 22 September 2020, di daerah Ngroto, Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. 

"Sejauh ini baru satu orang korban yang melapor. Kami terus dalami untuk kemungkinan korban lainnya. Modusnya dilakukan sejak 2016, korban tetangga pelaku secara bertahap memberikan uang baik melalui transfer atau tunai. Hingga mencapai kurang lebih Rp18 miliar," kata Harvi, Rabu, 23 September 2020. 

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku. Antara lain, keris dengan berbagai ukuran, buku mantra, hingga mobil jenis Avanza. Petugas juga mengamankan buku tabungan dan bukti transfer sejak 2016. Uang Rp18 miliar ditransfer secara bertahap sejak 2016. 

"Atim juga sudah setahun ini tidak mandi, mengakunya agar ilmunya tidak hilang. Padahal itu hanya akal-akalan saja. Atim ini juga mengaku bisa menghilang tapi itu tidak benar. Korban pun awalnya tidak mempercayai petugas bisa menangkap Atim karena korban meyakini dukun palsu itu bisa menghilang," kata Kasat Reskrim Polres Batu, Ajun Komisaris Polisi Jeifson Sitorus.


(*)

Posting Komentar

0 Komentar

Berita Populer

close