timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Pemkot Makassar Siapkan Sanksi Tegas. Aktivis: Kalau Tebang Pilih, Kami Lawan!


PJ Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf (dok)
TIMURKOTA.COM, MAKASSAR-
Aktivis pemuda dan Mahasiswa menanggapi adanya pemberlakuan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan Covid-19 di wilayah Kota Makassar.

Menurut, Ardi Dg Rewa langkah pemerintah perlu didukung. Namun, kebijakan tersebut kata dia, mesti dijalankan dengan adil.

Tak boleh ada tebang pilih, jika dikemudian hari ada indikasi pemerintah pilih kasih.

"Maka saya secara pribadi akan melakukan perlawanan. Ini warning buat pemerintah, tak perlu lagi ada tindakan yang justru menimbulkan gesekan di tangah masyarakat," ungkap dengan nada tegas.

Daeng Rewa menambahkan, pemerintah mesti kompak dalam menangani pandemi ini.

"Jangan seperti dulu l, lain pernyataan PJ Walikota, lain juga pak gubernur. Kita rakyat yang serba salah kalau begitu," kata,  menerangkan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kembali memperketat penerapan sistem protokoler kesehatan Covid-19. Bagi pelanggar seperti tak memakai masker berkerumun dll akan ditindak tegas mulai Sabtu (20/06/2020).

PJ Wali Kota Makassar, Yusran Jusuf mengatakan, penindakan akan dilakukan setelah adanya sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat.

Warga Kota Makassar dianggap telah memahami protokol kesehatan sehingga jika ditemukan ada yang melanggar bakal ditindak tegas.

"Ada tiga jenis sanksi,  yakni sanksi berat,  sedang,  dan ringan," katanya.

Selain memperketat penerapan protokoler kesehatan. Pemkot Makassar juga melakukan penyemprotan disinfektan dengan melibatkan, personel Pemkot Makassar, dari Camat, Lurah, serta RT/ RW, dan juga aparat gabungan TNI-Polri.

(rill/as)

Berita Populer

close