timurkota.com

timurkota.com

Terdepan Mengabarkan

Tutup Jalan Raya Buat Balap Liar, Bodrex dkk Digulung Polisi

Ilustrasi Balap Liar (dok)
TIMURKOTA.COM, TANGERANG-
Stop! teriak seorang remaja sambil berdiri di badan jalan mengangkat satu tangan sebagai tanda meminta pengendara berhenti. Pengguna jalan pun kaget lantaran mengira terjadi sesuatu di depan, setelah dicek rupanya aksi menghentikan kendraan yang dilakukan remaja itu untuk memuluskan aksi balap liar rekannya.

Pengguna jalan yang kesal melihat aksi para pelaku selanjutnya menghubungi personel Polres Tangerang Selatan. Hanya berselang beberapa saat kemudian polisi datang dan mengepung lokasi.

Alhasil, empat pelaku utama yakni Wahyudin alias Bodrex (29), Dion Prasetyo Putra (20), Elang (18) dan Riski Fernanda (20) diamankan petugas.

Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Setiawan mengatakan, selain empat pelaku, ada beberapa kendaraan diamankan polisi di lokasi. Motor yang disita tersebut diduga kuat milik pelaku dan penonton balap liar yang meninggalkan lokasi saat digerebek.

"Mereka kami ringkus saat itu juga di lokasi kejadian yakni di Jalan Raya Serpong KM 8. Selain keempat pelaku kita juga amankan kendaraan roda dua yang sudah dimodifikasi," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Setiawan, Kamis, 21 Mei 2020.

Kapolres menjelaskan, aksi balapan liar tersebut memang jauh-jauh hari telah direncanakan. Bahkan, melibatkan dua bengkel yang kerap memproduksi motor balap liar.

"Aksi itu dilakukan oleh dua kelompok dari Bengkel di Serpong Aizar Autosonic dan GMZ Speed, Jakarta Timur dan sudah direncanakan sebelumnya. Mereka juga melakukan taruhan senilai Rp3 juta," ujarnya.

Para pelaku sengaja melancarkan aksinya pada sore hari lantaran mereka mengetahui polisi baru akan keluar melakukan patroli pada malam hari.

Para pelaku dikenakan undang-undang karantina kesehatan dengan ancaman pidana penjara satu tahun dan denda maksimal Rp100 juta.

(rill/as)

Berita Populer

close