timurkota.com

timurkota.com

Terdepan Mengabarkan

Sangar Saat Beraksi, Pria Bertato Menangis di Hadapan Polisi

Pria bertato ditangkap terlibat dalam kasus pencurian (dok)
TIMURKOTA.COM, PALU-
Di Kalangan pelaku tindak pidana pencurian tak ada yang tak mengenal nama, Anto. Residivis kasus pencurian dibeberapa wilayah di Palu cukup disegani.

Jangankan sesama maling, polisi saja kewalahan saat hendak meringkus Anto. Namun, popularitasnya hancur ketika dirinya disikat polisi dengan timah panas pada bagian betis kiri dan kanannya.

Usai tertembak, Anto terlihat meringis kesakitan hingga menangis di hadapan polisi.

Kapolsek Palu Timur, AKP Laata mengatakan, tembakan terukur dilakukan anggotanya setelah pelaku berusaha melarikan diri. Tembakan peringatan tak diindahkan hingga akhirnya polisi mengarahkan tembakan ke betis pelaku.

"Memang sudah sering melakukan pencurian di wilayah hukum Sektor Palu Timur ditangkap polisi pada Rabu (20/5), setelah sebelumnya Subnit Buser Palu Timur memperoleh informasi dari masyarakat tentang keberadaan Anto yang selama ini merupakan target operasi (TO) Subnit Buser," bebernya.

Subnit Buser yang dipimpin oleh Kanit Res Aiptu Iwan Sutriadi kata Laata, akhirnya berhasil menangkap Anto dan langsung diamankan di Mako Polsek Palu Timur untuk dilakukan interogasi.

Hasil interogasi kata Laata, Anto mengakui jika telah melakukan beberapa kali pencurian di wilayah hukum Palu Timur. Di antaranya, di Bengkel Las Jalan Sukarno- Hatta dengan barang curian berupa mesin gurinda, stavol, kompresor. Di Perumahan Dosen (Perdos) dengan membongkar rumah dengan barang curian TV.

Selanjutnya, Anto kembali beraksi di Perdos dengan barang curian TV dan Hp. Selain itu di lokasi pembangunan hunian tetap (huntap) dengan barang curian 4 buah kursi, 15 mesin gurinda, dan 20 mesin bor.
 
Kemudian di salah satu kos-kosan di wilayah Perdos dengan barang curian 3 unit laptop, di Lorong Pemancar dengan barang curian 1 unit laptop, serta di kos-kosan Kelurahan Tondo dengan barang curian 20 unit HP.

Adapun barang bukti yang berhasil disita kata Laata adalah  2 unit TV, 3 unit bor listrik, 1 set meja kursi, 1 unit laptop merk Apel.


(rill/as)

Berita Populer

close