timurkota.com

timurkota.com

Tim Redaksi

Tewas Diseruduk Mobil, Tekad Mahfud Dampingi Istri Melahirkan Tak Kesampaian

Korban tabrakan motor vs mobil tewas di TKP (dok)
TIMURKOTA.COM,  LUMAJANG-
Seorang suami bakal berusaha tak melewatkan momen ketika istri tengah berjuang untuk melahirkan buah hatinya. Hal yang sama pun dilakukan Muhammad Mahfud warga Lumajang, Jawa Timur.

Tekadnya dibuktikan dengan melakukan perjalanan darat menggunakan sepeda motor dari kampung halamannya di Desa Tinduk,  Kecamatan Baamang menuju Sampit, Kota Waringin.

Namun upaya Mahfud tak kesampaian, semua bermula dari motor Yamaha Vixion dengan nomor polisi KH 5344 OD yang dikendarai bertabrakan dengan mobil Toyota Avanza nomor plat KH 1531 FK, di ruas Jl Jenderal Sudirman Km 52,  Desa Penyang,  Kecamatan Telawang,  Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (23/5/2020).

Seorang warga,  Nurdin mengatakan, sebelum kejadian korban hendak menuju ke kota untuk mendampingi istrinya melahirkan.

"Iya memang korban ini hendak ke kota mendapingi istri melahirkan. Namun gagal karena mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia di perjalanan," ujarnya.

Nurdin sendiri mengaku menyaksikan  tabrakan maut tersebut. Menurutnya, korban langsung tak sadarkan diri usai terpental beberapa meter dari titik kecelakaan.

“Saat kejadian saya melihat korban sudah terkapar, akibat benturan dengan mobil Avanza warna merah," tutupnya.

Kasatlantas Polres Kotim, AKP Johari Casdy membeberkan, dalam insiden ini,  Mahfud tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan sejumlah luka. Mayat Mahfud sempat ditutupi warga menggunakan kain sebelum dievakuasi pihak Unit Lakalantas Polres Kotim.

Selain Mahfud, sopir mobil avanza juga dilarikan ke rumah sakit lantaran menderita sejumlah luka di bagian tubuhnya.

Sopir yang belakangan diketahui bernama,  Anwar mengalami luka akibat terbentur saat mobil yang dikemudikan terjun ke jurang pasca bertabrakan.

"Saat ini anggota telah berangkat ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi serta mengevakuasi jasad korban," ungkap Kasatlantas.

(rill/as)

Berita Populer

close