![]() |
| Ustadz Ahmad Jafar (Foto: Dok. Istimewa) |
TIMURKOTA.COM, BONE- Ustadz Ahmad Jafar, putra daerah asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu peserta dalam uji kompetensi imam dan khatib Jumat yang digelar di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (31/10/25).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program sertifikasi imam dan pembinaan khatib nasional yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Pelaksanaan uji kompetensi tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia.
Mereka dinilai berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, penyusunan khutbah, penguasaan fiqih Jumat, serta etika kepemimpinan dalam pelaksanaan ibadah.
Ustadz Ahmad Jafar, yang selama ini dikenal aktif dalam pembinaan keagamaan di Kabupaten Bone, tampil percaya diri dalam setiap sesi penilaian yang berlangsung di aula utama Masjid Istiqlal.
Program ini diharapkan dapat mencetak imam dan khatib yang berkompeten, profesional, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Selain mendapatkan sertifikat resmi dari Kementerian Agama, peserta yang lulus juga berpeluang mengikuti pelatihan lanjutan dan penempatan tugas keagamaan di berbagai daerah.
Hasil akhir uji kompetensi menunjukkan beberapa nama dari Sulawesi Selatan, termasuk Ustadz Ahmad Jafar, berhasil memperoleh nilai yang memuaskan.
Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD-PBNU) dan Lembaga Takmir Masjid (LTM-PBNU) bekerjasa sama dengan Masjid Istiqlal Jakarta menggelar kegiatan Standardisasi Kompetensi Imam dan Khatib Jumat angkatan ke-9.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja LDPBNU yang mengikutkan 100 orang peserta setiap angkatan melalui seleksi pada tahap pendaftaran. Syarat yang lolos standardisasi imam dan khatib harus bisa menulis teks khutbah, baca Al-Qur'an dan kitab kuning serta wawasan ilmu Agama Islam. Setiap peserta melewati pre-test online, tes tertulis dan tes lisan di depan Assesor.
Salah satu peserta yang ikut dalam standardisasi ini adalah Ketua Lembaga Ta'lif wan Nasyr (LTNNU) Kab. Bone, juga sebagai Wakil Ketua Ikatan Dai Muda (IDMI) Bone, yaitu Ustadz Ahmad Jafar.
“Alhamdulillah, saya mendapat kesempatan pada angkatan ke 9, kegiatan ini sangat penting dan bermanfaat bagi para Imam dan Khatib Jumat karena dengan standardisasi ini seorang Khatib diupgrade atau ditingkatkan kemampuannya. Saya sendiri mengikuti kegiatan ini karena saya merasa adalah ini adalah kebutuhan saya, apalagi kerap kali diamanahkan menjadi Khatib Jumat” ucap ustadz Jafar
Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 26 April 2025 di Masjid Istiqlal Jakarta, Jl. Taman Wijaya Kusuma, Ps. Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kegiatan yang berlangsung seharian penuh, mulai pukul 08.00 hingga18.00 WIB, dibuka oleh Kepala Bidan Pendidikan dan Pelatihan Masjid Istiqlal. Dr. KH. Mulawarman Hannase, LC., M.Hum.
Dalam kegiatan ini turut hadir Sekjend LD-PBNU K.H. Nurul Badruttamam, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa program standardisasi imam dan khatib ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan pembentukan karakter dan etika para dai dan khatib agar mereka mampu menyampaikan dakwah yang lebih berkualitas, sesuai dengan tuntutan zaman, serta menjawab kebutuhan masyarakat.


