Iklan

BNNP Sulsel Angkat Bicara Soal Anggota Polres Sinjai Meninggal Tak Wajar Saat Penangkapan

Redaksi-timurkota
Jumat, November 28, 2025 | 7:02 AM WIB Last Updated 2025-11-28T00:02:22Z

Andi Tenri istri anggota polisi yang meninggal usia ditangkap BNNP Sulsel (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, SINJAI- BNNP Sulsel memberikan klarifikasi terkait meninggalnya anggota Polres Sinjai saat proses penangkapan yang dinilai tidak wajar. 

Pihak BNNP menegaskan sedang bekerja sama dengan kepolisian untuk menelusuri kronologi kejadian dan memastikan prosedur penegakan hukum telah sesuai.

Kepala BNNP Sulsel menyampaikan bahwa semua langkah investigasi dilakukan secara transparan dan profesional. 

Masyarakat dan keluarga korban menunggu hasil penyelidikan agar kasus ini mendapat kepastian hukum. 

Pihak berwenang menegaskan semua pihak yang terlibat akan diperiksa secara menyeluruh untuk menjawab berbagai pertanyaan terkait meninggalnya anggota Polres Sinjai.

Aipda Arham menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Kabupaten Bulukumba saat hendak dibawa ke Makassar pasca dibekuk petugas BNNP Sulawesi Selatan.

Informasi yang berkembang, Arham meninggal dunia setelah menenggak cairan pembersih kaca mobil saat dalam perjalanan.

Namun informasi itu belum sepenuhnya bisa diterima dan dipercaya begitu saja oleh pihak keluarga.

Khususnya istri almarhum, Andi Tenri. Bahkan setiba di rumah sakit dirinya melampiaskan amarah dengan meminta penjelasan kronologi suaminya meninggal dunia.

"Suamiku dikepung, betul-betul dih, baru tidak ada informasi (kronologis kejadian) ke saya. saya tidak terima (peristiwa ini)," tukasnya.

Andi Tenri juga mempertanyakan siapa yang membawa suaminya hingga ke rumah sakit dalam keadaan kritis.

"Siapa yang bawa ini pak, dimana dibawa, minta maafka dih Saya sangat tegas begini, Saya tidak mau dimain-maini seperti ini pak, suamiku dikepung," ungkapnya.

Andi Tenri beberapa kali menunjukkan sikap tak terima atas perlakuan dialami sang suami mulai saat diamankan sampai mendapat kabar bahwa sedang berada di rumah sakit.

Terkait dengan peristiwa tersebut, BNNP Sulawesi Selatan memilih irit bicara. 

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Sulsel, Kombes Pol Ardiansyah belum memberi penjelasan terkait dengan insiden tersebut.

"Ini mau diperiksa dulu," ungkapnya kepada awak media yang mencoba mengkonfirmasi. (*)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • BNNP Sulsel Angkat Bicara Soal Anggota Polres Sinjai Meninggal Tak Wajar Saat Penangkapan
« Prev Next »

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan

.entry-content { line-height: 1.4em; }