Iklan

Akmal Pasluddin Sukses Perjuangkan Peningkatan Harga Minimum Pangan demi Kesejahteraan Petani

timurkota.com_official
Jumat, Februari 09, 2024 | 12:10 PM WIB Last Updated 2024-02-09T05:10:57Z

Penulis: Muis
Editor: Herman Kurniawan

Dr H Andi Akmal Pasluddin SP MM (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Sebagai anggota DPR RI Komisi 4 yang punya ruang lingkup pada sektor, pertanian, pangan dan maritim, Dr H Andi Akmal Pasluddin SP MM telah memperjuangkan peningkatan standar minimum harga pangan khususnya gabah dan jagung.

Putra Kabupaten Bone ini menyampaikan bahwa ada dua faktor penting yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. 

Dua faktor kata dia yakni, peningkatan produksi dan memperjuangkan agar harga hasil panen petani stabil, sehingga masyarakat dapat meraih hasil maksimal.

"Bagaimana meningkatkan produksi. Dulunya 4 ton perhektar dan bisa naik ke 6 ton. Kemudian peningkatan harga gabah dan jagung juga perlu," tukasnya dalam penutupan kegiatan Bimtek Strategi Pengamanan Produksi Tanaman Pangan di salah satu hotel di Kota Watampone, Jumat (09/01/24). 

Terkait dengan dua bagian tersebut dalam kurung waktu tiga tahun belakangan dirinya bersama dengan Kementerian Pertanian telah mendapatkan hasil dari perjuangan untuk meningkatkan standar minimum harga khususnya gabah dan jagung.

"Pada harga gabah menaikan dari Rp4 ribu ke Rp5,5 ribu. Kemudian harga jagung dulunya Rp2 ribu, kita naikkan harga dasarnya menjadi Rp4,8 ribu. Bahkan di Bulukumba info terakhir Harga jagung mencapai Rp8 ribu untuk kering," terangnya.

"Modal utama di Bone adalah bagaimana kita memberi perhatian kepada sektor pertanian, perikanan dan kelautan," ungkapnya. 

Dirinya menyampaikan, selama 10 tahun belakangan ada peningkatan luasan tanaman dan produksi, kemudian ujungnya ada peningkatan kesejahteraan. 

"Petani minta traktor roda empat atau jodder itu juga sudah ada direalisasikan. Kemudian ala pengering gabah, dengan adanya alat tersebut maka harga gabah akan tetap stabil dan berasnya juga tentu kualitas tinggi," terangnya. 

Akmal melanjutkan, Bone mesti mencontoh Kabupaten Sidrap yang dikenal sebagai daerah di Sulawesi Selatan maju di sektor pertanian dan pangan. 

"Kita harus mencontoh yang baik-baik. Sidrap sudah cukup maju. Di Bone ada kendala lain yakni banyak jalan rusak, itu juga menjadi kendala. Olehnya, saya bantu untuk memperbaiki jalan di Bone Rp50 miliar. Untuk sampai ke kampung kita bangun jalan aspal atau beton," terangnya.

Dirinya mendorong agar pemuda di Kabupaten Bone punya kemauan untuk menjadi pengusaha pada sektor pangan.

"Mudah-mudahan anak muda di Bone menjadi pengusaha di bidang pangan. Anak muda harus melirik pertanian. Karena pertanian sekarang berbeda dulu, ada alat yang digunakan jonder dan lain-lain," terangnya.

Sementara itu, Perwakilan dari Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Ir Lilik Retnowati 

"Merupakan sinerginl dengan komisi 4 DPR RI. Melalui bimbingan teknis peningkatan produksi bapak ibu mengalami peningkatan. Fokus kita untuk pangan padi dan jagung," ungkapnya. 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Akmal Pasluddin Sukses Perjuangkan Peningkatan Harga Minimum Pangan demi Kesejahteraan Petani

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan