Iklan

Ini Pemicu Utama Duel Maut Tonggo Tewas di Tangan Ponakan Sendiri, Bukan Hanya Masalah Sengketa Tanah

timurkota.com_official
Senin, Desember 04, 2023 | 6:18 AM WIB Last Updated 2023-12-03T23:18:08Z

Korban pembunuhan Tonggo saat dievakuasi ke rumah duka usai kejadian (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, BONE- Penelusuran tim timurkota.com mengungkap sebuah fakta bahwa selain karena sengketa tanah ada hal lain yang menjadi pemicu terjadinya duel paman vs ponakan di Desa Lappae, Kecamatan Tellu Siattinge. 

Permasalahan saling mengklaim sebidang tanah antara pelaku dan korban disebutkan telah berlangsung lama.

"Sudah lama memang tidak baku suka. Namun selama ini tetap beraktivitas hanya tidak bertutur sapa saja," ungkap sumber tim timurkota.com yang minta identitas dirahasiakan. 

Masih sumber tersebut mengatakan, pemicu sehingga muncul permasalahan yang berujung pemarangan korban ke pelaku yakni adanya umpatan saat mereka berpapasan. 

"Karena berpapasan ada ketersinggungan lain, mereka adu mulut. Sehingga semua permasalahan-permasalahan sebelumnya muncul, kemudian korban memarangi kepala pelaku," ungkapnya. 

Menurutnya, paman vs ponakan ini bukan direncanakan. Hanya saja karena berpapasan ada umpatan akhirnya mereka saling serang.

"Di sini semua warga kalau beraktivitas mengembala sapi dan berkebun itu selalu bawa parang. Jadi bukan bawa parang karena mau duel," tutupnya.

Duel berdarah melibatkan paman, Tonggo Bin Haming (49) dengan SA Alias Alang (40) di Dusun Ajangpulu, Desa Lappae, Kecamatan Tellu Siattinge telah mendapat penanganan pihak Kepolisian Sektor Tellu Siattinge. 

Duel yang terjadi di jalan raya itu menewaskan korban Tonggo Bin Haming yang tak lain merupakan paman dari pelaku SA Alias Alang. 

Paur Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muhtar SH yang dikonfirmasi tim timurkota.com membeberkan kronologi kejadian. 

Menurutnya, sebelum kejadian korban hendak mengembalakan sapi ke sawah dengan cara berjalan kaki sambil membawa sebilah parang. 

"Saat melintas di TKP pelaku dan korban berpapasan yang saat itu juga perjalanan pulang dari mengembala sapi dari sawah menuju kerumahnya dengan membawa sebilah parang juga," ungkapnya. 

Dia melanjutkan, keduanya terlibat adu mulut. Dalam keadaan terbakar emosi, korban memarangi pelaku dan mengenai bagian kepala sebanyak satu kali.

"Pelaku kemudian melakukan perlawanan dan memarangi korban secara berulang kali dibagian kepala dan punggung belakang yang mengakibatkan korban meninggal dunia di TKP," terangnya.

Hasil visum menunjukkan Tonggo mengalami luka terbuka pada pelipis kanan, luka terbuka pada kepala bagian belakang kanan, luka pada punggung belakang sebelah kiri.

Sementara pelaku, Alang menderita luka terbuka pada bagian kepala atas sebelah kiri kelihatan tengkorak kepala.

"Antara korban dan pelaku sebelumnya mempunyai permasalahan yakni persoalan tanah hingga tidak menjalin hubungan baik," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Peristiwa berdarah terjadi di Dusun Ajangpulu, Desa Lappae, (Maaf sebelumnya ditulis, Desa Lanca) Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (03/12/23) Pukul 12.00 Wita.

Duel menggunakan senjata tajam jenis parang melibatkan dua pria yang masih ada hubungan keluarga dekat yakni paman. 

Dalam insiden ini, Tonggo tewas di tengah jalan usai ditebas parang oleh pelaku Alang yang tak lain ponakannya sendiri. 

Pelaku, Alang juga mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim timurkota.com dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu keduanya duel di jalan raya. 

Namun dari beberapa saksi menyebutkan bahwa antara korban Tonggo dengan Alang memang selama ini diketahui tak akur. 

Beberapa permasalahan kecil, seperti ternak yang berkeliaran di kebun dan permasalahan lain. 

Saat terjadi aksi saling serang, warga langsung kaget karena keduanya saling serang menggunakan senjata tajam.

"Kejadiannya singkat saat ada ribut, kita ramai ke lokasi saat itu korban sudah tergeletak di jalan raya," ungkap seorang warga. 

Menurutnya, setelah kejadian pihak keluarga kemudian menutup badan korban menggunakan sarung sambil menunggu polisi tiba di lokasi. 

"Sudah ada polisi, saat ini kami sementara berada di rumah duka," terangnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Ini Pemicu Utama Duel Maut Tonggo Tewas di Tangan Ponakan Sendiri, Bukan Hanya Masalah Sengketa Tanah

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan