Iklan

Bawaslu Kawal Munajat 212, Sarat Politik Meski Tak Hadirkan Capres

timurkota.com_official
Kamis, November 30, 2023 | 11:07 AM WIB Last Updated 2023-11-30T04:07:01Z

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia akan menggelar acara munajat 212 (Foto: Dok. Istimewa)

TIMURKOTA.COM, JAKARTA- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia akan menggelar acara munajat 212 pada Sabtu (02/11/2023) mendatang di Monas, Jakarta pusat pukul 03.00-09.00 WIB.

Pada kegiatan tersebut, akan diawali dengan sholat tahajud kemudian dilanjutkan munajat dan tauziah dari para ulama.

Komisioner Bawaslu RI, Puadi saat dimintai keterangan pada Rabu (29/11/2023) kemarin menyampaikan bahwa pihaknya mengantisipasi kecurangan pemilu terjadi pada acara non-kampanye.

"Bawaslu akan menurunkan anggota untuk melihat jalannya acara munajat 212 mendatang. Selain itu, pihak Bawaslu juga akan berkomitmen untuk mengawal setiap kegiatan kampanye maupun kegiatan lainnya yang melibatkan dan mengumpulkan banyak orang, ini bertujuan untuk menciptakan  momentum kampanye yang bersih dan bebas dari praktek yang bisa menodai kemurnian kampanye" ungkapnya.

Selanjutnya, ia juga menjelaskan bahwa Bawaslu mengacu pada undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum, khususnya yang diatur dalam pasal 280.

"Bawaslu akan memastikan dalam setiap momen kampanye terkait adanya praktek politik uang dan juga adanya konten atau kegiatan kampanye yang bertentangan dengan pasal 280 ayat 1" lanjutnya.

Kemudian, wakil sekjen Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyatakan bahwa kegiatan PA 212 ini murni untuk memanjatkan doa demi keselamatan NKRI dan Palestina sehingga tidak mengundang secara khusus capres maupun cawapres manapun dalam kegiatan yang berlangsung di Monas mendatang.

"Dikarenakan acara ini merupakan munajat untuk keselamatan ummat menjelang pemilu tahun 2024 mendatang dan juga untuk mendoakan saudara kita di Palestina, maka kami pastikan tidak mengundang capres maupun cawapres manapun" tuturnya.

Namun disisi lain, ia juga menjelaskan bahwa pihaknya tidak bisa menolak jika nantinya  ada capres-cawapres yang akan hadir. Akan tetapi, pihaknya tidak akan memberikan panggung untuk sambutan.

"Kita tidak bisa menolak kalau mereka mau hadir soalnya acara ini terbuka untuk umum, namun kami tidak akan memberikan ruang atau panggung untuk memberi sambutan" tutupnya.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bawaslu Kawal Munajat 212, Sarat Politik Meski Tak Hadirkan Capres

Jangan lupa ikuti kami di

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Trending Now

Konten Berbayar berikut dibuat dan disajikan advertiser. Wartawan timurkota.com tidak terlibat dalam aktivitas jurnalisme artikel ini.

Iklan